Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Transaksi Contactless BRI Melejit 1.144 Persen, Tembus Rp 15,9 Triliun

Hengky Ristanto • Sabtu, 2 Mei 2026 | 00:14 WIB
TRANSAKSI DIGITAL: Penggunaan pembayaran contactless BRI meningkat tajam, mencerminkan pergeseran nasabah ke transaksi digital.
TRANSAKSI DIGITAL: Penggunaan pembayaran contactless BRI meningkat tajam, mencerminkan pergeseran nasabah ke transaksi digital.

JAKARTA – Transaksi nirsentuh di Bank Rakyat Indonesia (BRI) melesat.

Hingga Maret 2026, frekuensi transaksi kartu debit contactless tumbuh 1.144 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Lonjakan juga terjadi pada nilai transaksi. Total mencapai Rp 15,9 triliun atau naik 1.195 persen YoY.

Pertumbuhan ditopang perluasan ekosistem pembayaran, termasuk penguatan jaringan EDC merchant berbasis contactless.

Dari sisi pengguna, jumlah kartu debit contactless terus bertambah.

Sejak diluncurkan Oktober 2024, jumlahnya menembus 1 juta kartu atau tumbuh 796 persen YoY.

Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengatakan, penguatan ekosistem pembayaran menjadi bagian transformasi BRIvolution Reignite.

Fokusnya mendorong aktivitas transaksi sekaligus memperkuat dana murah.

“Layanan contactless kami dorong di segmen ritel agar transaksi lebih mudah sekaligus memperkuat basis pendanaan,” ujarnya.

Selain itu, pertumbuhan transaksi berdampak pada kinerja bisnis.

Pendapatan berbasis komisi (fee-based income/FBI) dari layanan contactless meningkat 770,5 persen YoY.

BRI menegaskan aspek keamanan tetap menjadi prioritas.

Teknologi Near Field Communication (NFC) memungkinkan transaksi jarak dekat dengan perlindungan enkripsi, pembatasan nominal, serta pemantauan real-time.

Tren ini menunjukkan pergeseran perilaku nasabah menuju transaksi digital.

Pembayaran contactless dinilai menjadi pendorong utama percepatan ekosistem keuangan digital. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#BRI contactless #pembayaran nirsentuh #kartu debit BRI #transaksi digital Indonesia #fintech indonesia