Jawa Pos Radar Madiun – Pangkalan gas LPG kini tak sekadar melayani kebutuhan energi.
Peluang penghasilan baru terbuka lewat skema agen keuangan.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendorong pangkalan gas menjadi BRILink Agen untuk memperluas layanan sekaligus menambah cuan pelaku usaha.
Melalui BRILink Agen, pangkalan gas bisa menyediakan berbagai layanan transaksi.
Mulai transfer, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, hingga setor dan tarik tunai.
Baca Juga: Program BRILink 2026, Agen Berprestasi Berpeluang Dapat Emas Batangan
Masyarakat pun cukup datang ke satu tempat untuk memenuhi kebutuhan harian sekaligus transaksi keuangan.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyebut model ini memperluas inklusi keuangan sekaligus memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“BRILink Agen menjadi strategi memperluas akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang usaha tambahan bagi pelaku UMKM,” ujarnya.
Bagi pemilik pangkalan, keuntungan tidak hanya berasal dari penjualan gas.
Setiap transaksi keuangan yang dilakukan pelanggan menghasilkan fee.
Baca Juga: BRI Perluas BRILink Agen Mekaar, Jumlah Tembus 426 Ribu di Indonesia
Sementara bagi masyarakat, layanan menjadi lebih cepat, mudah, dan dekat.
Hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah menembus 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80 persen desa di Indonesia.
Pada periode yang sama, BRILink Agen melayani lebih dari 252 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp420 triliun.
Capaian tersebut menegaskan peran BRILink Agen sebagai ujung tombak layanan keuangan berbasis kemitraan hingga tingkat desa, sekaligus menjadi penggerak ekonomi di lingkungan sekitar. (her)
Editor : Hengky Ristanto