Jawa Pos Radar Madiun - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah.
Hari ini (18/5) sekitar pukul 07.30 WIB, rupiah berada di angka Rp 17.629/USD.
Analisi Bloomberg Technoz, kondisi itu terjadi seiring penguatan indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama yang kini bertahan di posisi 99,38. .
Penguatan dolar membatasi ruang gerak mata uang di kawasan Asia, seperti dilansir dari
Lalu, apa dampaknya pada perekonomian dalam negeri jika rupiah terus melemah?
Melemahnya nilai tukar rupiah bisa membuat harga kebutuhan pokok, terutama dengah bahan baku impor, naik.
Baca Juga: Daftar Peraih Penghargaan Individu AVC Champions League 2026, Noumory Keita MVP
Biaya transportasi, pendidikan, dan kesehatan juga berpoteni mengalami kenaikan.
Menanggapi tren melemahnya rupiah, Menkeu Purbaya mengatakan pemerintah akan mulai mengaktifkan sejumlah instrumen stabilisasi pasar.
“Kita akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market," ujarnya.
"Kita kan punya BSF tapi belum fund semuanya, kita aktifkan instrumen yang kita punya di sini,” lanjut Purbaya.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto