Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Agen BRILink di Perbatasan RI-Papua Nugini Permudah Akses Keuangan Warga

Hengky Ristanto • Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:55 WIB
Agen BRILink di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, menjadi solusi layanan keuangan bagi masyarakat perbatasan Indonesia–Papua Nugini.
Agen BRILink di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, menjadi solusi layanan keuangan bagi masyarakat perbatasan Indonesia–Papua Nugini.

Jawa Pos Radar Madiun – Kehadiran Agen BRILink di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Layanan tersebut mempermudah warga melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat Kota Merauke.

Salah satu Agen BRILink yang melayani masyarakat di kawasan perbatasan tersebut dikelola oleh John Al Bugis.

Ia memutuskan membuka layanan BRILink pada 2021 setelah melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan perbankan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

"Masyarakat di sini sangat membutuhkan layanan keuangan karena jarak ke Kota Merauke sekitar 100 kilometer," ujarnya.

Menurut John, keberadaan Agen BRILink telah membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya perjalanan yang sebelumnya harus dikeluarkan untuk melakukan transaksi perbankan di kota.

Kini warga dapat melakukan berbagai layanan keuangan seperti tarik tunai, setor tunai, transfer uang, hingga pembayaran tagihan langsung di wilayah tempat tinggal mereka.

Tidak hanya masyarakat umum, layanan tersebut juga dimanfaatkan pelaku usaha, pekerja sektor pelayanan, hingga aparat yang bertugas di kawasan perbatasan.

"Banyak warga merasa terbantu karena aktivitas ekonomi tetap bisa berjalan tanpa harus ke kota," katanya.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, John mengaku selalu berupaya memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan biaya transaksi yang terjangkau.

Sementara itu, Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan keberadaan Agen BRILink di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

Menurutnya, jaringan Agen BRILink tidak hanya berfungsi sebagai perpanjangan layanan perbankan, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kawasan perbatasan.

"BRI akan terus memperkuat ekosistem Agen BRILink melalui pendampingan dan edukasi agar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing," ujarnya.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink telah mencapai lebih dari 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa atau menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia.

Jaringan tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat inklusi keuangan nasional, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan konvensional.

Sepanjang triwulan I 2026, BRILink mencatat volume transaksi mencapai Rp420 triliun dengan kontribusi fee based income (FBI) sebesar Rp459 miliar.

Capaian tersebut semakin mempertegas peran BRILink sebagai kanal layanan keuangan yang mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah terdepan Indonesia, termasuk kawasan perbatasan RI–Papua Nugini.

Editor : Hengky Ristanto
#Papua Selatan #BRILink #inklusi keuangan #merauke #bri