BRI Borong 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026, Laba Tembus Rp 31,2 Triliun

Hengky Ristanto • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:47 WIB
PRESTASI: BRI meraih empat penghargaan Fortune Indonesia 100 2026.
PRESTASI: BRI meraih empat penghargaan Fortune Indonesia 100 2026.

Jawa Pos Radar Madiun – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional.

Bank pelat merah tersebut memborong empat penghargaan Fortune Indonesia 100 2026.

Capaian itu dibarengi pertumbuhan kinerja keuangan perseroan dengan laba bersih BRI Group mencapai Rp 31,2 triliun hingga triwulan II 2026.

Dalam ajang tersebut, BRI berhasil mempertahankan predikat Top Fortune 100 Indonesia untuk kelima kalinya secara berturut-turut.

Tiga penghargaan lainnya yang diraih yakni Highest Net Profit, Biggest Company by Asset, dan Biggest Company by Market Cap.

Pemeringkatan Fortune Indonesia 100 didasarkan pada sejumlah indikator utama. Di antaranya pendapatan, laba bersih, aset, ekuitas, serta kapitalisasi pasar perusahaan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kepercayaan nasabah serta kontribusi seluruh pekerja BRI dalam mendukung transformasi perseroan.

"Di tengah dinamika lanskap industri keuangan, BRI terus mempertajam arah transformasi melalui BRIvolution Reignite," ujarnya.

Hery menjelaskan, transformasi BRIvolution Reignite diarahkan untuk memperkuat struktur pendanaan, meningkatkan kapabilitas digital, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan sumber pertumbuhan bisnis baru.

Strategi tersebut dijalankan melalui dua pilar utama. Pertama, Transform the Funding Franchise yang berfokus pada penguatan struktur pendanaan berbasis dana murah melalui peningkatan Current Account Saving Account (CASA) dan kapabilitas transaction banking.

Kedua, Revamp Existing Core and Build New Core yang diarahkan untuk memperkuat bisnis kredit mikro sekaligus mengembangkan consumer banking sebagai sumber pertumbuhan baru.

Melalui kedua pilar tersebut, BRI berupaya meningkatkan daya saing sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis di tengah dinamika industri keuangan.

"Transformasi dilakukan secara menyeluruh pada mesin bisnis maupun organisasi agar setiap potensi yang dimiliki BRI dapat dikonversi menjadi pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan," jelas Hery.

Sejalan dengan transformasi bisnis, kinerja keuangan BRI menunjukkan pertumbuhan hingga triwulan II 2026.

Laba bersih BRI Group tercatat mencapai Rp 31,2 triliun. Angka tersebut meningkat 17,5 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Sementara itu, total aset konsolidasian BRI mencapai Rp 2.352 triliun atau tumbuh 11,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan juga terjadi pada penyaluran kredit dan pembiayaan. Hingga triwulan II 2026, nilainya mencapai Rp 1.646 triliun atau meningkat 16,2 persen yoy.

Dari sisi profitabilitas, Return on Assets (ROA) BRI terjaga di kisaran 2,7 persen.

Sedangkan Return on Equity (ROE) meningkat dari 16,6 persen pada triwulan II 2025 menjadi 18,8 persen pada triwulan II 2026.

Capaian tersebut menjadi bagian dari hasil penguatan bisnis dan transformasi yang terus dijalankan perseroan.

Selain memborong empat penghargaan Fortune Indonesia 100 2026, BRI juga mencatatkan capaian dalam pemeringkatan perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Dalam Fortune Southeast Asia 500 2026, BRI menempati peringkat pertama di antara perusahaan sektor finansial asal Indonesia.

Perseroan juga menduduki posisi ke-14 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara.

Capaian tersebut melengkapi penghargaan yang diraih BRI sekaligus menunjukkan skala bisnis perseroan dalam industri perbankan nasional dan kawasan Asia Tenggara.

Editor : Hengky Ristanto
Fortune Indonesia 100 2026 Fortune Southeast Asia 500 2026 BRIVolution Reignite bri laba bersih BRI