Jawa Pos Radar Madiun - PT Timah Tbk (TINS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (29/10/2025) yang menghasilkan perubahan penting di jajaran manajemen.
Salah satu keputusan utama adalah penunjukan Harry Budi Sidharta sebagai Wakil Direktur Utama, posisi baru dalam perusahaan pelat merah tersebut.
Selain itu, perusahaan juga menambah posisi baru Direktur Produksi dan Komersial yang diisi oleh Ilhamsyah Mahendra, serta mengangkat Handy Geniardi sebagai Direktur Operasi, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat Nur Adi Kuncoro.
Menurut Corporate Secretary TINS, Rendi Kurniawan, pergantian pengurus ini bertujuan memperkuat strategi bisnis PT Timah di tengah dinamika industri timah global sekaligus meningkatkan kinerja keberlanjutan.
Profil Harry Budi Sidharta
Harry Budi Sidharta merupakan sosok berpengalaman di dunia bisnis dan direksi perusahaan pelat merah.
Lahir di Denpasar pada 27 Desember 1977, ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik Mesin di Universitas Brawijaya (2022) dan Magister Manajemen di Prasetiya Mulya Business School (2008).
Sebelum bergabung di PT Timah, Harry meniti karier di sejumlah perusahaan besar, termasuk PT Pertamina International Shipping (PIS), di mana ia menjabat sebagai Direktur Perencanaan Bisnis sejak 4 Juli 2025 setelah dialihkan dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
Sepanjang kariernya, Harry pernah memegang berbagai posisi strategis, antara lain:
- VP Strategic Planning & Business Development PIS (2019–2021)
- Direktur Niaga PIS (2021–2022)
- Direktur Utama PT Nusantara Regas (2022–2023)
- Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN (2023)
- Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN (2025)
Pengalaman luas ini diharapkan mampu memperkuat posisi PT Timah dalam menghadapi tantangan industri timah global, serta mengoptimalkan strategi keberlanjutan perusahaan.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun