Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Fakta Menarik Film Harusnya Horor (2026) dan Daftar Pemain Lengkap, Debut Reza Arap yang Bikin Penasaran

Dwita Ikhtiananda • Jumat, 10 April 2026 | 23:29 WIB
Potret para pemain film Harusnya Horor (ESS JAY STUDIOS)
Potret para pemain film Harusnya Horor (ESS JAY STUDIOS)

Jawa Pos Radar Madiun - Film Harusnya Horor menjadi salah satu karya yang paling dinantikan pada 2026. Disutradarai oleh Reza Arap, film ini menghadirkan konsep horor komedi yang tidak biasa dengan sentuhan kritik sosial yang relevan dengan era digital.

Kehadiran film ini menarik perhatian karena menggabungkan dunia konten kreator dengan industri perfilman, menciptakan pendekatan baru yang terasa segar.

Fakta Menarik Film Harusnya Horor

1. Debut Reza Arap sebagai Sutradara Film Panjang

Film ini menjadi langkah besar bagi Reza Arap dalam dunia perfilman Indonesia. Setelah dikenal luas sebagai kreator digital dan musisi, ia kini mencoba peran baru sebagai sutradara layar lebar.

Debut ini menjadi sorotan karena menghadirkan sudut pandang berbeda dari dunia digital ke industri film.

2. Mengusung Horor Komedi dengan Konsep Unik

Berbeda dari film horor Indonesia yang identik dengan suasana mencekam, Harusnya Horor justru menghadirkan konsep yang lebih ringan.

Cerita berpusat pada sosok hantu yang tidak menyeramkan dan justru bekerja sama dengan manusia untuk menciptakan kesan horor. Pendekatan ini membuat film terasa lebih segar dan menghibur.

Baca Juga: Harusnya Horor (2026): Debut Reza Arap Jadi Sutradara, Horor Komedi Unik Angkat Fenomena “Demi Konten”

3. Terinspirasi Fenomena “Demi Konten”

Film ini mengangkat fenomena kreator yang membuat konten demi popularitas dan keuntungan.

Tema tersebut sangat dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini, sekaligus menjadi bentuk refleksi terhadap realitas media sosial yang semakin dominan.

4. Melibatkan Lingkaran Pertemanan Kreator

Salah satu keunikan film ini adalah keterlibatan banyak pemain dari lingkaran pertemanan Reza Arap.

Pendekatan ini membuat interaksi antar karakter terasa lebih natural, sekaligus memperkuat nuansa dunia kreator digital dalam cerita.

5. Diproduksi oleh Ess Jay Pictures

Film ini diproduksi oleh Ess Jay Pictures dengan dukungan produser seperti David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani.

Kolaborasi ini menunjukkan upaya menghadirkan film dengan konsep baru yang lebih segar di industri perfilman Indonesia.

6. Proyek Terakhir Lula Lahfah

Film ini memiliki nilai emosional karena menjadi proyek film terakhir bagi Lula Lahfah.

Ia memerankan karakter Gea, yang menjadi salah satu tokoh penting dalam alur cerita.

7. Dijadwalkan Tayang April 2026

Harusnya Horor direncanakan rilis di bioskop Indonesia pada April 2026. Antusiasme publik sudah terlihat sejak teaser film ini beredar di media sosial.

Baca Juga: Film Indonesia Berlatar Eropa dengan Nuansa Islam, Perjalanan Iman dan Cinta yang Menyentuh

Daftar Pemain Film Harusnya Horor

1. Reza Arap

Selain sebagai sutradara, ia juga tampil sebagai salah satu pemeran utama, menjadi daya tarik utama bagi penonton.

2. Lula Lahfah

Berperan sebagai Gea, karakter penting dalam cerita dengan konflik yang cukup emosional.

3. AAA Clan (Komunitas Kreator)

4. Geng Marapthon

5. Pemain Pendukung

Film Harusnya Horor hadir sebagai warna baru di industri perfilman Indonesia dengan konsep horor komedi yang unik dan relevan dengan era digital. Debut penyutradaraan Reza Arap, ditambah keterlibatan para kreator konten, menjadikan film ini berbeda dari film horor pada umumnya.

Tidak hanya menghibur, film ini juga menghadirkan refleksi tentang kehidupan di balik dunia konten digital, mulai dari ambisi, persahabatan, hingga makna eksistensi. Dengan konsep yang segar dan deretan pemain yang tidak biasa, Harusnya Horor berpotensi menjadi salah satu film paling menarik di tahun 2026.

Tag: Harusnya Horor, Film Indonesia 2026, Reza Arap, Lula Lahfah, Film Horor Komedi, Film Indonesia Terbaru, Film Kreator Digital, Ess Jay Pictures

 

Editor : Dwita Ikhtiananda
#harusnya horor #lula lahfah #fakta #Reza Arap #film