Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Film Sleep No More Karya Edwin Tembus Berlinale 2026, Horor Fantasi Gelap dari Indonesia

Dwita Ikhtiananda • Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB
Cuplikan Adegan Film Sleep No More (Palari Film)
Cuplikan Adegan Film Sleep No More (Palari Film)

Jawa Pos Radar Madiun - Industri perfilman Indonesia kembali menunjukkan kualitasnya di level global melalui film Sleep No More, karya terbaru dari Palari Films. Film ini menjadi sorotan karena mengusung genre horor fantasi dengan pendekatan visual yang lebih kompleks serta kolaborasi lintas negara.

Disutradarai oleh Edwin, film ini juga dikenal dengan judul Indonesia Monster Pabrik Rambut. Judul tersebut mencerminkan atmosfer cerita yang gelap, misterius, dan penuh tekanan di lingkungan industri.

Sinopsis: Teror di Balik Pabrik yang Tak Pernah Tidur

Film Sleep No More mengisahkan sebuah keluarga yang terjebak dalam misteri kelam di sebuah pabrik. Cerita berpusat pada Putri, yang terpaksa bekerja demi melunasi utang ibunya yang meninggal secara misterius.

Kematian sang ibu memicu perbedaan pandangan di antara anggota keluarga. Sebagian menganggapnya sebagai kejadian biasa, sementara yang lain meyakini adanya kekuatan supranatural yang memengaruhi para pekerja pabrik.

Ketegangan meningkat ketika para pekerja yang kelelahan mulai mengalami kejadian aneh. Kondisi fisik yang melemah seolah dimanfaatkan oleh entitas gelap, menciptakan teror yang perlahan mengaburkan batas antara realitas dan hal mistis.

Baca Juga: Sinopsis Gudang Merica, Film Horor Komedi Karya Imam Darto yang Siap Ramaikan Bioskop 2026

Dibintangi Aktor Muda Berbakat

Selain berperan sebagai aktor, Iqbaal Ramadhan juga terlibat sebagai produser eksekutif. Keterlibatan ini menunjukkan langkah eksploratifnya dalam industri film yang semakin luas.

Tembus Festival Film Internasional

Sleep No More mencatat pencapaian penting dengan tampil di Berlin International Film Festival 2026 dalam program Berlinale Special Midnight.

Keikutsertaan ini menandakan bahwa film tersebut memiliki daya tarik global. Tidak hanya menyasar penonton domestik, film ini juga dirancang untuk pasar internasional dengan pendekatan cerita yang lebih universal.

Produksi film ini melibatkan kolaborasi lintas negara, termasuk Indonesia, Jepang, Singapura, hingga beberapa negara Eropa, yang memperkuat kualitas dari sisi teknis dan naratif.

Baca Juga: Film Sekawan Limo 2 Siap Tayang, Teror Gunung Klawih Bikin Penasaran

Produksi dan Konsep yang Berbeda

Sebagai salah satu proyek penting dari Palari Films, film ini menghadirkan pendekatan baru dalam genre horor Indonesia. Alih-alih mengandalkan kejutan instan, film ini lebih menonjolkan suasana psikologis, simbolisme, serta kritik sosial terhadap dunia kerja.

Penulisan naskah yang melibatkan Eka Kurniawan dan Daishi Matsunaga turut memperkaya lapisan cerita. Hasilnya adalah narasi yang lebih dalam dan kompleks dibandingkan horor konvensional.

Film Sleep No More hadir sebagai salah satu karya Indonesia yang menawarkan pendekatan horor berbeda—lebih gelap, simbolis, dan emosional. Dengan arahan Edwin serta dukungan aktor berbakat, film ini berpotensi menjadi salah satu rilisan paling menonjol di tahun 2026.

Keberhasilannya menembus festival internasional juga menegaskan bahwa film Indonesia semakin diperhitungkan di panggung global, tidak hanya dari sisi cerita tetapi juga kualitas produksi secara keseluruhan.

Editor : Dwita Ikhtiananda
#berlinare 2026 #palari film #monster pabrik rambut #horor #film