Jawa Pos Radar Madiun - Setelah berhasil lolos dari berbagai teror supranatural, keluarga Yak berharap akhirnya bisa menjalani hidup dengan tenang. Namun, ketenangan itu ternyata hanya berlangsung sesaat saja.
Hilangnya sang adik bungsu membawa mereka kembali ke perjalanan yang jauh lebih berbahaya, mempertemukan mereka dengan ancaman yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya.
Dari sinilah Death Whisperer 3 memulai babak baru yang lebih besar, gelap, dan penuh kejutan.
Sebagai lanjutan dari dua film sebelumnya, Death Whisperer 3 mencoba memperluas dunia cerita dengan menghadirkan asal usul kekuatan jahat, misteri baru, serta konflik yang kebih kompleks.
Film ini mendapat beragam tanggapan dari penonton hingga kritikus.
Sebagian memuji keberanian film ini karena menghadirkan banyak twist, sementara sebagian lain menilai sekuel ini mulai kehilangan kesederhanaan yang menjadi ciri khas dan kekuatan dua film terdahulu.
Sinopsis Death Whisperer 3
Kisah dimulai setelah beberapa waktu dari peristiwa sekuel film kedua. Yak dan keluarganya berusaha membangun kembali kehidupan yang lebih damai.
Yak bahkan mulai mempertimbangkan untuk kembali menjadi tentara. Namun, keadaan berubah ketika Yi, adik bungsunya, tiba-tiba menghilang.
Belakangan ini diketahui bahwa Yi diculik oleh sekelompok misterius yang memilki hubungan dengan kekuatan supranatural baru.
Demi menyelamatkan sang adik, Yak memulai kembali perjalanannya yang berbahaya menuju ke tempat-tempat penuh teror serta rahasia kelam yang selama ini tersembunyi.
"Sebagai sebuah sajian horor, Death Whisperer 3 tampil baik dalam merangkai kisahnya." dikutip dari Jadwal Nonton.
Baca Juga: Fenomena Bediding Kembali Melanda Jatim, Ini 5 Wilayah dengan Suhu Paling Rendah
Kelebihan Death Whisperer 3
Alur yang Penuh Plot Twist
Salah satu aspek yang paling banyak diapresiasi adalah alur cerita yang penuh kejutan. Film ini tidak mengandalkan horor saja, tetapi juga menyisipkan berbagai pengungkapan yang membuat penonton terus menebak arah cerita hingga menjelang akhir.
Atmosfer Horor Tetap Terjaga
Sinematografi, pencahayaan, hingga skoring musik dinilai berhasil membangun suasana mencekam. Beberapa adegan distrubing juga ditampilkan dengan visual yang detail sehingga penonton merasakan meningkatnya intensitas ketegangan sepanjang film.
Penampilan Nadech Kugimiya
Karakter Yak kembali menjadi pusat cerita. Aksi, emosi, dan karisma yang ditampilkan Nadech Kugimiya tetap menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Banyak penonton juga memuji penampilan Natcha Nina Jessica Padovan sebagai Yee.
Kekurangan yang Disorot
Meski memperoleh banyak pujian, sejumlah kritik juga muncul.
Beberapa kelemahan yang sering muncul diantara lain :
- Ada adegan yang terasa berdiri sendiri dan kurang terhubung dengan alur utama.
- Beberapa momen horor dianggap belum dimaksimalkan sehingga kehilangan potensi untk menjadi lebih menyeramkan.
- Skala cerita yang semakin besar membuat film terasa lebih dekat ke fantasii aksi dibanding horor murni menurut sebagian penonton.
Baca Juga: Resmi Berpisah, Heize Akhiri Perjalanan Hampir Enam Tahun Bersama P NATION
Respons Penonton di Letterboxd
Reaksi penonton di Letterboxd menunjukkan pendapat yang cukup beragam.
Sebagai penonton menikmati ekspansi dunia cerita dan aksi Yak yang semakin spektakuler.
Namun, tidak sedikit pula yang merasa film ini terlalu jauh meninggalkan nuansa dua film sebelumnya.
Beberapa komentar meyebut sekuel ketiga ini terasa "doing too much" (terlalu memaksakan), sementara yang lain tetap menganggap film ini menghibur meski kualitasnya tidak melampaui pendahulunya.
Perbedaan respons tersebut menunjukkan bahwa Death Whisperer 3 menjadi salah satu sekuel horor yang paling banyak diperdebatkan.
Informasi Penting
- Judul : Death Whisperer 3
- Sutradara : Narit Yuvaboon dan Thanadet Pradit
- Produser : Narit Yuvaboon dan Pakphum Wongjinda
- Pemeran utama : Nadech Kugimiya, Natcha Nina Jessica Padovan, Denise Jelilca Kapuan
- Genre : Horor Supranatural, Thriller
- Durasi : 1 jam 44 menit
- Negara : Thailand
Apakah Death Whisperer 3 Layak Ditonton?
Bagi penggemar dua film sebelumnya, Death Whisperer 3 garapan Narit Yuvaboon ini tetap menawarkan pengalaman yang menghibur melalui aksi yang lebih besar, misteri baru, dan sejumlah twist yang sulit ditebak.
Film ini juga berhasil mempertahankan atmosfer horor yang kuat di beberpa bagian.
Di sisi lain, penonton yang menyukai pendekatan horor sederhana seperti film pertama mungkin akan merasa sekuel ketiga kali ini terlalu ambisius.
Unsur fantasi yang semakin dominan membuat nuansa film berubah dibanding 2 film sebelumnya.
Terlepas dari pro dan kontra tersebut, Death Whisperer 3 tetap menjadi salah satu film horor Thailand yang paling banyak diperbincangkan.
Kombinasi aksi, horor, dan misteri menjadikannya tontonan menarik, terutama bagi mereka yang telah mengikuti perjalanan Yak sejak film pertama dirilis.
Sabrina Ika Ayu Wardhani - Universitas Brawijaya
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun