Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Dewi Ragil Arum, Antara Tari Jathil dan Semangatnya Survive

Hengky Ristanto • Senin, 17 Oktober 2022 | 18:30 WIB
TRADISIONAL: Dewi Ragil Arum saat mengenakan pakaian jathil. (DEWI RAGIL ARUM FOR JAWA POS RADAR MADIUN)
TRADISIONAL: Dewi Ragil Arum saat mengenakan pakaian jathil. (DEWI RAGIL ARUM FOR JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun - Sudah beberapa tahun ini Dewi Ragil Arum gabung sebuah kelompok reog sebagai penari jathil. Selama itu pula warga Jalan Sari Sedani, Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, itu telah tampil di berbagai kesempatan. Pandemi korona memaksanya memutar otak agar bisa tetap survive.


-------------


Memasuki ruang tamu Dewi Ragil Arum di Jalan Sari Sedani, Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, tampak beberapa foto gadis itu dalam balutan busana tari jahtil. Sementara, di balik pintu terlihat sebuah jaran kepang khas kesenian reog Ponorogo. ‘’Sejak kecil suka menari,’’ kata Dewi.


Meski menekuni dunia tari sejak kecil, baru saat menempuh pendidikan di SMK Dewi tertarik tari jathil. Bermula dari aktivitas sang adik yang terlebih dulu menekuni jenis tarian itu. ‘’Lalu, coba mempelajari gerakan-gerakannya,’’ ujarnya.


Untuk mengasah kemampuannya, Dewi lantas bergabung sebuah kelompok reog di Kabupaten Madiun. Pun, selain ilmu tari jathil, dari situ kepercayaan dirinya meningkat. ‘’Sebelumnya saya ini orangnya kurang percaya diri,’’ aku gadis yang kini berusia 20 tahun itu.


Sejak itu pula Dewi mampu mendapatkan tambah uang saku seiring beberapa job yang diikutinya. Meski begitu, urusan pendidikan tidak terabaikan lantaran dia bijak membagi waktu antaran nge-job dan sekolah. ‘’Walaupun hasil dari tanggapan tak banyak, lumayan bisa buat uang jajan,’’ ungkapnya.


Pandemi korona selama dua tahun terakhir membuat Dewi dan kelompok reognya sepi tanggapan. Namun, dia tidak kurang akal. Gadis itu membuka warung angkringan agar pemasukannya tetap mengalir. ‘’Sampai sekarang (angkringan) masih jalan. Job kan tidak setiap hari ada,’’ ujarnya. *** (mg4/isd)

Editor : Hengky Ristanto
#Reog Ponorogo #inspirashe #Tari Jathil #kesenian