Jawa Pos Radar Madiun – Setiap manusia pasti memiliki hajat dan harapan yang ingin segera terkabul.
Dalam Islam, doa adalah senjata utama seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bahkan memberikan tuntunan doa khusus yang dikenal mustajab karena menyebut nama Allah yang paling agung (Ismullah Al-A’zhom).
Lafaz doa yang diriwayatkan dalam hadits sahih berbunyi:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Allahumma inni as-aluka bi-anni asyhadu annaka antallahu laa ilaha illa anta, al-ahad ash-shamad, lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakun lahuu kufuwan ahad.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu atas dasar persaksianku bahwa Engkau adalah Allah. Tiada yang berhak disembah kecuali Engkau. Yang Maha Tunggal, tempat bergantung segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya.”
Keutamaan Doa Mustajab
Doa ini tercatat dalam banyak kitab hadits, antara lain Sunan Abu Daud (1493), Tirmidzi (3475), Ibnu Majah (3857), dan disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah.
Rasulullah SAW menegaskan, doa ini adalah permohonan dengan menyebut nama Allah SWT yang paling agung.
“Apabila disebut dalam doa, maka doa itu akan dikabulkan,” sabda beliau sebagaimana diriwayatkan para imam hadits.
Baca Juga: Inilah Doa Mustajab Rasulullah SAW untuk Mengusir Jin, Lengkap Teks Arab, Latin, dan Terjemahannya
Waktu dan Kondisi Dianjurkan Membaca Doa
Para ulama menyebut doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca pada momen-momen penting, seperti:
1. Saat menghadapi masalah besar atau kesulitan hidup.
2. Ketika berada dalam kondisi sedih atau tertekan.
3. Saat mengharapkan terkabulnya doa dengan segera.
4. Sesudah salat atau di waktu sepertiga malam.
Dengan menyebut nama Allah dan mengakui keesaan-Nya, hati seorang mukmin menjadi tenang, penuh harap, serta yakin bahwa segala urusan akan dimudahkan.
Mengamalkan doa ini perlu disertai keikhlasan dan keyakinan penuh. Sebab, bukan hanya lafaz yang diucapkan, melainkan juga kekuatan iman dan tawakal kepada Allah SWT yang membuat doa lebih cepat dikabulkan.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun