Jawa Pos Radar Madiun - Lagu-lagu Natal adalah bagian yang tak terpisahkan dari suasana perayaan Natal di seluruh dunia.
Dari lagu klasik seperti "Silent Night" hingga yang lebih modern seperti "Last Christmas", setiap lagu membawa kenangan tersendiri dan menghangatkan hati.
Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik beberapa lagu Natal yang kita kenal dan cintai, ada kisah-kisah menarik, penuh makna, dan bahkan kisah nyata yang menginspirasi penciptaannya.
Berikut adalah beberapa cerita di balik lagu-lagu Natal favorit kita.
1. "Silent Night" - Austria
Lagu "Silent Night" atau "Stille Nacht" adalah salah satu lagu Natal yang paling terkenal dan sering dinyanyikan di seluruh dunia. Lagu ini diciptakan pada tahun 1818 oleh seorang pastor Austria, Joseph Mohr, yang menulis liriknya, dan Franz Xaver Gruber, seorang guru musik yang mengatur melodi dan pengiringannya.
Cerita di balik lagu ini sangat menyentuh: pada malam Natal tahun 1818, gereja di Oberndorf, Austria, mengalami masalah dengan organ yang rusak. Mohr dan Gruber memutuskan untuk menciptakan lagu sederhana yang bisa dinyanyikan dengan iringan gitar. Lagu ini kemudian menyebar ke seluruh dunia dan menjadi simbol perdamaian dan keheningan malam kelahiran Yesus.
2. "White Christmas" - Amerika Serikat
"White Christmas" adalah lagu klasik karya Irving Berlin yang pertama kali dinyanyikan oleh Bing Crosby dalam film "Holiday Inn" pada tahun 1942. Lagu ini menjadi sangat populer selama Perang Dunia II, dan banyak tentara Amerika yang jauh dari rumah merindukan Natal bersalju di tanah air mereka.
Ironisnya, Berlin, yang berasal dari New York, tidak begitu mengenal salju karena kota asalnya jarang mendapat salju tebal. Namun, lagu ini menggambarkan rasa nostalgia dan kerinduan akan kehangatan keluarga yang dapat dirasakan oleh siapa saja. "White Christmas" menjadi lagu Natal terlaris sepanjang masa dan terus diputar setiap musim liburan.
3. "Jingle Bells" - Amerika Serikat
Meskipun dikenal sebagai lagu Natal, "Jingle Bells" sebenarnya bukanlah lagu Natal pada awalnya. Lagu ini diciptakan oleh James Lord Pierpont pada tahun 1857 dan awalnya berjudul "One Horse Open Sleigh".
Pierpont menulis lagu ini untuk perayaan Thanksgiving, bukan Natal, dan lagu ini terinspirasi oleh kereta salju yang digunakan selama musim dingin di New England. Lagu ini kemudian menjadi sangat populer dan sering dikaitkan dengan Natal, berkat irama yang ceria dan suasana liburan yang dibawakan oleh liriknya.
4. "Hark! The Herald Angels Sing" - Inggris
Lagu ini memiliki lirik yang ditulis oleh Charles Wesley, saudara dari John Wesley, pendiri gereja Metodis. Lirik asli lagu ini ditulis pada tahun 1739, tetapi melodi yang kita kenal sekarang baru diciptakan oleh Felix Mendelssohn pada tahun 1840.
Lagu ini mengandung pesan pujian kepada Tuhan atas kelahiran Yesus dan telah menjadi bagian dari liturgi gereja serta perayaan Natal di seluruh dunia. Dalam versi aslinya, lirik lagu ini lebih berfokus pada pujian kepada Allah, dan versi finalnya mengalami beberapa perubahan untuk menyesuaikan dengan nuansa Natal yang lebih ceria.
5. "The First Noel" - Inggris
Lagu "The First Noel" memiliki akar yang dalam dalam tradisi Inggris, meskipun asal-usul pasti lagu ini agak samar. Lagu ini pertama kali dicatat pada abad ke-18 dan sering dinyanyikan oleh paduan suara di gereja-gereja pada masa Natal.
"Noel" adalah kata Prancis yang berarti "kelahiran", dan lagu ini menceritakan kisah kelahiran Yesus, mulai dari berita yang disampaikan kepada para gembala hingga perjalanan mereka untuk menyaksikan bayi Yesus. Lagu ini memuat elemen cerita yang kuat dan telah menjadi salah satu lagu Natal favorit sepanjang masa.
6. "O Holy Night" - Prancis
Lagu "O Holy Night" ditulis pada tahun 1847 oleh seorang penyair Prancis, Placide Cappeau, yang diminta untuk menulis puisi Natal untuk gerejanya. Liriknya yang penuh perasaan mengungkapkan keajaiban malam kelahiran Kristus. Lagu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada tahun 1855 oleh John Sullivan Dwight, seorang pendeta dan ahli musik.
Versi bahasa Inggris inilah yang menjadi populer di seluruh dunia. "O Holy Night" dikenal karena melodi yang indah dan emosional, dan sering dibawakan dengan penuh penghayatan oleh penyanyi solo pada malam Natal.
7. "Do They Know It's Christmas?" - Inggris
Pada tahun 1984, Band Aid, sebuah proyek amal yang digagas oleh Bob Geldof dan Midge Ure, merilis lagu "Do They Know It's Christmas?" untuk mengumpulkan dana bagi bantuan kelaparan di Ethiopia. Lagu ini melibatkan banyak musisi terkenal, seperti Bono (U2), George Michael, David Bowie, dan Sting.
Liriknya menyuarakan kesadaran tentang penderitaan yang dialami oleh banyak orang di dunia saat Natal, dan lagu ini berhasil mengumpulkan dana yang sangat besar untuk tujuan kemanusiaan.
Meskipun bukan lagu Natal tradisional, lagu ini memiliki dampak besar dalam memperkenalkan makna solidaritas dan kebaikan selama perayaan Natal.
Baca Juga: Playlist Natal Indonesia: Lagu-Lagu yang Bikin Nostalgia dan Hangatkan Suasana Hati
8. "Feliz Navidad" - Puerto Rico
"Feliz Navidad" adalah lagu Natal berbahasa Spanyol yang diciptakan oleh José Feliciano, seorang musisi kelahiran Puerto Rico, pada tahun 1970. Lagu ini sangat sederhana dan mudah diingat, menggabungkan ucapan "Feliz Navidad" (Selamat Natal) dalam bahasa Spanyol dengan kalimat "Prospero Año y Felicidad" (Semoga Tahun Baru yang Bahagia).
Lagu ini menjadi populer di seluruh dunia dan sering diputar di stasiun radio saat Natal. Feliciano menulis lagu ini dengan tujuan untuk mengungkapkan rasa kebahagiaan dan kegembiraannya pada musim liburan.
9. "Little Drummer Boy" - Amerika Serikat
"Little Drummer Boy" diciptakan oleh Katherine K. Davis pada tahun 1941 dan pertama kali direkam oleh grup musik "The Trapp Family Singers" pada tahun 1951. Lagu ini menceritakan kisah seorang anak gembala yang tidak mampu memberikan hadiah kepada bayi Yesus, tetapi akhirnya memainkan lagu dengan drum sebagai persembahan.
Lagu ini menggambarkan rasa rendah hati dan pemberian dari hati yang murni, meskipun tidak memiliki kekayaan atau kemewahan.
Setiap lagu Natal memiliki kisah unik di baliknya, yang sering kali dipenuhi dengan emosi, harapan, dan nilai-nilai yang mendalam. Dari lagu-lagu klasik yang sudah berabad-abad lamanya, hingga lagu-lagu modern yang menggugah hati. Semua lagu Natal sebagai pengingat bagi kita akan makna sejati dari Natal: kasih, kedamaian, dan rasa syukur. (fin)
Editor : AA Arsyadani