Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang akhir tahun Masehi 2025, umat Islam di Indonesia bersiap menyambut bulan Rajab 1447 H.
Bulan yang dimuliakan Allah SWT ini menjadi momen istimewa, bertepatan dengan suasana pergantian tahun baru.
Sementara sebagian orang sibuk dengan pesta, Ramadan dimulai dengan menanam benih amal di Rajab, menyiramnya di Syaban, dan memanen pahala di Ramadan.
Bulan Rajab sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah.
Namun, masih banyak yang bertanya-tanya kapan awal Rajab, hari-hari puasa yang dianjurkan, serta bacaan niat puasa yang benar. Berikut panduan lengkap puasa Rajab 1447 H.
Prediksi Awal Bulan Rajab 1447 H
Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia, bulan Jumadil Akhir 1447 H diperkirakan berakhir pertengahan Desember 2025.
Awal Rajab diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, atau Senin, 22 Desember 2025.
Penetapan resmi menunggu hasil rukyatul hilal atau keputusan Kementerian Agama RI.
Hari-hari awal Rajab bertepatan dengan libur akhir tahun, jadi ini waktu tepat untuk memperbanyak ibadah, mengajarkan anak berpuasa, dan memperbaiki diri.
Jadwal Puasa Sunnah Rajab 1447 H
1. Puasa Ayyamul Bidh
Dilaksanakan tiap tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah. Jadwal perkiraan:
13 Rajab 1447 H: Jumat, 2 Januari 2026
14 Rajab 1447 H: Sabtu, 3 Januari 2026
15 Rajab 1447 H: Minggu, 4 Januari 2026
2. Puasa Senin dan Kamis
Puasa sunnah rutin Rasulullah SAW yang dianjurkan di bulan Rajab. Jadwal perkiraan:
Desember 2025: 22, 25, 29
Januari 2026: 1, 5, 8, 12, 15, 19
3. Puasa Awal Bulan Rajab
Beberapa ulama menganjurkan puasa di 1–10 Rajab sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan haram, selama tidak mengaitkan keutamaan tertentu tanpa dalil sahih.
Bacaan Niat Puasa Rajab
Malam Hari:
“Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.”
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.
Siang Hari:
“Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.”
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala.
Catatan: Jika digabung dengan qadha puasa Ramadan, niat qadha harus didahulukan dan dilakukan malam hari.
Dalil dan Keutamaan Puasa Rajab
Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram (Asyhurul Hurum).
“Berpuasalah pada bulan-bulan haram dan berbukalah (jangan puasa sebulan penuh).” (HR. Abu Daud & Ibnu Majah)
Puasa Rajab meski tidak memiliki dalil pahala khusus, tetap menjadi kesempatan menambah amal saleh.
Seperti kata Abu Bakar Al-Warraq Al-Balkhi:
“Rajab adalah bulan menanam, Syaban bulan menyiram, dan Ramadan bulan memanen.”
Hari-Hari Penting di Rajab 1447 H
- 1 Rajab 1447 H: Awal bulan haram (21/22 Desember 2025)
- Jumat pertama Rajab: Dianjurkan memperbanyak shalawat dan sedekah
- 27 Rajab 1447 H: Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, diperkirakan Sabtu, 17 Januari 2026
Isra Mi’raj biasanya diperingati dengan pengajian, dzikir, dan muhasabah.
Menyambut Rajab dengan Ibadah
Bulan Rajab 1447 H yang jatuh di akhir Desember 2025 adalah momen emas untuk menutup tahun dengan ketaatan.
Perbanyak puasa sunnah, istighfar, shalawat, dan sedekah agar menyambut Ramadan dengan hati bersih, iman kuat, dan amal diterima Allah SWT. (fin)
Editor : AA Arsyadani