SEMARANG – Keterbatasan tak menjadi penghalang bagi Madinah Salma Tsuraya untuk berkembang.
Perempuan penyandang disabilitas rungu dan wicara itu berhasil membangun usaha Madinasalma Fashion yang kini memiliki daya saing di pasar.
Usaha tersebut hadir menjawab kebutuhan busana yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mencerminkan karakter dan meningkatkan kepercayaan diri.
Madinasalma Fashion menawarkan produk ready-to-wear (RTW) hingga layanan couture sesuai permintaan pelanggan.
Desain yang diusung cenderung simpel, elegan, dan kekinian dengan bahan yang nyaman digunakan.
“Madinasalma Fashion berawal dari hobi di bidang fashion dan keinginan punya usaha sendiri. Mulai sekitar tahun 2022, dari skala kecil secara offline,” ujarnya.
Seiring waktu, usaha tersebut berkembang berkat konsistensi serta kepercayaan pelanggan.
Untuk memperluas pasar, Madinah mulai memanfaatkan berbagai kanal digital.
Salah satunya melalui LinkUMKM yang menyediakan edukasi bisnis dan pendampingan usaha.
“Saya tertarik bergabung karena banyak manfaat, terutama dalam edukasi bisnis dan dukungan UMKM agar berkembang lebih modern dan digital,” ungkapnya.
Melalui platform tersebut, Madinasalma Fashion mendapatkan pelatihan digital marketing hingga pengelolaan usaha.
Dampaknya, promosi menjadi lebih optimal dan jumlah pesanan meningkat.
Dalam operasional, usaha ini juga memanfaatkan layanan perbankan dari Bank Rakyat Indonesia.
Di antaranya penggunaan QRIS serta tabungan usaha untuk mendukung transaksi yang lebih praktis dan pengelolaan keuangan yang rapi.
Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 14,98 juta pelaku usaha sebagai sarana pendampingan digital.
Platform ini menyediakan enam fitur utama, mulai dari UMKM Smart, Rumah BUMN, hingga Etalase Digital.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, LinkUMKM menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat pemberdayaan UMKM secara inklusif.
“Pengalaman Madinasalma Fashion menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan, pelaku usaha tetap memiliki peluang untuk berkembang dan meningkatkan daya saing,” ujarnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto