Jawa Pos Radar Madiun - Indonesia resmi menorehkan sejarah baru dalam ekosistem teknologi dunia. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) hari ini memperkenalkan Sahabat-AI.
Bukan sekadar aplikasi, Sahabat-AI adalah platform kecerdasan buatan (AI) berdaulat yang dirancang khusus untuk memahami konteks, bahasa, dan nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia.
Kini tersedia di Android dan iOS, Sahabat-AI hadir untuk meruntuhkan hambatan teknologi, memastikan bahwa transformasi digital dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari pelajar di desa hingga kreator konten di kota besar.
Baca Juga: 5 HP Xiaomi untuk Gamer Berat, Spek Ngebut Harga Masih Masuk Akal
| Fitur Unggulan | Kemampuan Teknologi | Manfaat untuk Pengguna |
| Multi-Model & Multi-Modal | Teks ke gambar, video, hingga coding. | Kreativitas tanpa batas dalam satu aplikasi. |
| Konteks Lokal | Paham bahasa daerah & budaya Indonesia. | Interaksi lebih natural dan relevan. |
| Akses Terbuka | Open platform untuk semua sektor. | Bisa dipakai pelajar, startup, hingga publik. |
| Guardrails Berlapis | Filter konten negatif & etika lokal. | Ruang digital yang aman dan bertanggung jawab. |
Baca Juga: 33.700 Dicoret, 3.044 Peserta PBI-N Ponorogo Kini Aktif Lagi
Visi Besar Menkomdigi dan IOH
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Sahabat-AI adalah wujud nyata kemandirian bangsa.
"Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Kita membutuhkan AI yang dibangun dengan nilai budaya kita sendiri," ungkapnya.
Senada dengan itu, Vikram Sinha (CEO IOH) menyatakan bahwa Sahabat-AI dipersembahkan sepenuhnya untuk memberdayakan Indonesia.
Dengan sifatnya yang terbuka, platform ini diharapkan menjadi fondasi inovasi bagi institusi publik maupun pelaku usaha di seluruh penjuru negeri.
Baca Juga: 7 Penyebab Keracunan AC Mobil yang Bisa Fatal: Jangan Abaikan Bau Aneh di Kabin Anda!
Apa yang Bisa Anda Lakukan dengan Sahabat-AI?
-
Pencarian Cerdas: Mencari informasi dengan sudut pandang dan data lokal yang lebih akurat.
-
Kreativitas Instan: Mengubah ide teks menjadi gambar atau video bertema nusantara secara cepat.
-
Bantuan Profesional: Menganalisis dokumen mendalam atau membantu penulisan kode pemrograman (coding) bagi para pengembang lokal.
-
Edukasi Inklusif: Menjadi asisten belajar bagi siswa dengan penjelasan yang sesuai dengan kurikulum dan konteks Indonesia.
Berbeda dengan AI global yang seringkali kurang selaras dengan norma lokal, Sahabat-AI dilengkapi dengan sistem keamanan yang disesuaikan dengan standar etika Indonesia. Ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan melindungi pengguna dari konten negatif. (*)
Editor : Mizan Ahsani