Jawa Pos Radar Madiun - Tradisi mudik yang menempuh jarak ratusan hingga ribuan kilometer memberikan beban kerja ekstra bagi kendaraan, tidak terkecuali bagi mobil listrik (EV) dan hybrid.
Meski minim komponen bergerak dibanding mobil konvensional, kendaraan elektrifikasi memiliki perhatian khusus pada sektor baterai dan sistem kelistrikan pasca-digunakan untuk perjalanan jauh.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menekankan pentingnya pemeriksaan mendetail agar keamanan dan keawetan komponen mahal seperti baterai tetap terjaga.
Pemeriksaan Khusus Mobil Hybrid (HEV dan PHEV)
Mobil hybrid memiliki sistem ganda (mesin bensin dan motor listrik) yang membuat perawatannya sedikit lebih kompleks.
Selain cek fisik standar seperti ban dan kaki-kaki, perhatikan poin berikut:
-
Kabin yang penuh penumpang dan debu selama mudik berpotensi menyumbat filter udara baterai. Pastikan kipas dan jalur sirkulasi udara di dalam kabin tetap bersih.
-
Cek kondisi aki 12V dan lakukan scanning melalui panel instrumen jika muncul indikator peringatan.
-
Pastikan regenerative braking berfungsi optimal. Jika tidak, rem mekanis akan bekerja lebih keras dan lebih cepat aus.
-
Khusus PHEV, pastikan port charging dan kabel pengisi daya dalam kondisi bersih dari kotoran atau bekas terbakar.
Baca Juga: Raja Baru HP 1 Jutaan? Redmi A7 Pro Resmi Meluncur, Dibekali Layar dan Baterai Jumbo
Pemeriksaan Mobil Listrik Murni (BEV)
Untuk mobil listrik murni, fokus utama terletak pada integritas struktur bawah dan kesehatan baterai setelah dihantam penggunaan fast charging berkali-kali.
-
Bobot baterai yang berat membuat ground clearance menurun saat muatan penuh. Sangat penting memeriksa tidak ada benturan atau kerusakan pada pelindung (casing) baterai.
-
Penggunaan fast charging (SPKLU) yang intens selama mudik menghasilkan panas tinggi. Pastikan sistem pendingin baterai bekerja normal.
-
Ban mobil listrik cenderung lebih cepat haus karena menopang bobot kendaraan yang lebih berat dibanding mobil biasa. Lakukan pengecekan tingkat keausan secara menyeluruh.
-
Karena sering menggunakan regenerative braking, rem fisik jarang terpakai. Hal ini berisiko membuat komponen rem mengalami karat atau seret jika tidak diperiksa.
Ringkasan Pemeriksaan Komponen Mobil setelah Mudik:
| Komponen | Mobil Hybrid | Mobil Listrik (BEV) |
| Baterai | Cek sirkulasi udara kabin | Cek suhu & kesehatan sel |
| Bawah Mobil | Standar kaki-kaki | Wajib Inspeksi Benturan |
| Pengereman | Cek fungsi mekanis | Cek risiko karat/seret |
| Kelistrikan | Scan indikator aki 12V | Cek port & kabel charge |
Perawatan pasca-mudik untuk kendaraan elektrifikasi bukan sekadar ganti oli, melainkan menjaga kesehatan baterai.
Melakukan pengecekan dini di bengkel resmi dapat mencegah kerusakan permanen pada komponen baterai yang harganya bisa mencapai 40 persen dari harga mobil. (naz)
Editor : Mizan Ahsani