Jawa Pos Radar Madiun - Bunyi berdecit dari ban motor saat kamu melaju pelan sering kali bikin tidak nyaman, bahkan bisa menimbulkan rasa khawatir.
Meski terdengar sepele, suara ini sebenarnya bisa menjadi tanda ada komponen yang mulai bermasalah di bagian roda atau sistem pengereman.
Kondisi ini tidak boleh dianggap remeh. Jika dibiarkan, bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara.
Supaya kamu lebih waspada, berikut 6 penyebab umum yang sering memicu bunyi decit pada ban motor saat kecepatan rendah seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia,
1. Kampas Rem Sudah Kotor atau Mulai Habis
Salah satu penyebab paling sering muncul adalah kondisi kampas rem yang tidak lagi bersih atau sudah menipis. Debu jalan, pasir, hingga kotoran kecil bisa menempel di permukaannya dan mengganggu proses pengereman.
Saat kamu menarik rem, kotoran tersebut menciptakan gesekan yang tidak normal, sehingga muncul suara berdecit. Jika kampas rem sudah aus, daya cengkeramnya juga berkurang dan bisa menimbulkan bunyi serupa.
Biasanya, kondisi ini juga disertai tanda lain seperti rem terasa kurang pakem atau muncul getaran halus saat digunakan. Kalau sudah begitu, sebaiknya segera dicek dan diganti bila perlu.
2. Permukaan Cakram Tidak Bersih atau Tidak Rata
Bunyi decit juga bisa berasal dari cakram rem yang kotor atau mengalami keausan tidak merata. Karat tipis, debu, atau permukaan cakram yang bergelombang dapat mengganggu gesekan antara cakram dan kampas.
Masalah ini sering terasa saat kamu mengerem di kecepatan rendah. Membersihkan cakram secara rutin dan memastikan kondisinya tetap rata bisa membantu menghindari suara mengganggu ini.
Baca Juga: Rantai Motor Tiba-Tiba Kendor setelah Perjalanan Jauh? Ini 5 Biang Keroknya
3. Bearing Roda Mulai Aus
Bearing berfungsi menjaga putaran roda tetap halus dan stabil. Ketika komponen ini mulai aus, putaran roda tidak lagi mulus dan bisa memunculkan bunyi, termasuk decitan.
Penyebabnya bisa karena usia pakai, kurang pelumasan, atau kemasukan air dan kotoran. Selain bunyi, kamu juga mungkin merasakan getaran pada roda saat motor berjalan.
Kalau dibiarkan, kerusakan bearing bisa semakin parah dan memengaruhi kenyamanan hingga keselamatan.
4. Ada Kotoran Menyangkut di Area Roda
Kotoran kecil seperti pasir, lumpur, atau serpihan bisa terselip di area roda tanpa kamu sadari. Misalnya di antara ban dan spakbor, atau di sela cakram dan kampas rem.
Saat roda berputar, benda asing ini akan bergesekan dengan komponen lain dan menimbulkan suara berdecit. Solusinya cukup sederhana, yaitu rutin membersihkan area roda terutama setelah melewati jalan kotor atau basah.
5. Tekanan Ban Tidak Sesuai
Tekanan ban yang terlalu tinggi atau justru kurang juga bisa memicu suara tidak normal. Hal ini terjadi karena pola kontak antara ban dan permukaan jalan menjadi tidak ideal.
Dalam kondisi tertentu, gesekan tersebut bisa menghasilkan bunyi decit, terutama saat motor melaju pelan. Pastikan kamu selalu mengecek tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan agar tetap nyaman dan aman.
6. Rem Tromol Kering atau Kotor
Untuk motor yang masih menggunakan rem tromol, sumber bunyi bisa berasal dari bagian dalam rumah rem. Debu yang menumpuk atau komponen yang kurang pelumasan dapat menyebabkan gesekan berlebih.
Akibatnya, muncul suara decit saat roda berputar atau ketika kamu mengerem. Membersihkan dan memberi pelumas secara berkala biasanya cukup efektif untuk mengatasi masalah ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani