Jawa Pos Radar Madiun – Tanjakan sering menjadi “momok” bagi pesepeda balap.
Bukan hanya soal kuat atau tidaknya kaki, tetapi juga bagaimana teknik mengatur tenaga agar tidak cepat habis di tengah jalan.
Salah satu kunci yang sering diabaikan adalah cadence, atau putaran pedal per menit (RPM). Padahal, pengaturan cadence yang tepat bisa membuat tanjakan terasa lebih ringan dan efisien.
Apa Itu Cadence dan Kenapa Penting
Cadence adalah jumlah putaran pedal dalam satu menit.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepeda Balap Terbaik, Harga Rp 2 Jutaan Sudah Bisa Ngebut di Aspal
Cadence tinggi berarti kayuhan lebih ringan namun cepat, sedangkan cadence rendah membuat kayuhan lebih berat dan menguras tenaga.
Saat menanjak, pengaturan cadence menjadi penentu apakah pesepeda bisa bertahan atau cepat kelelahan.
Cadence Ideal saat Menanjak
Untuk sebagian besar pesepeda, cadence ideal berada di kisaran 70–90 RPM.
Rentang ini membantu menjaga tenaga tetap stabil sekaligus mengurangi tekanan pada lutut.
Untuk tanjakan yang lebih curam, cadence bisa turun ke 60–70 RPM, tetapi tetap harus dikontrol.
Cadence di bawah 60 RPM sebaiknya dihindari karena dapat membebani otot dan meningkatkan risiko cedera.
Teknik Menjaga Cadence Tetap Stabil
Kunci utama saat menghadapi tanjakan adalah memilih gear yang tepat sejak awal.
Gunakan gear lebih ringan sebelum memasuki tanjakan agar putaran pedal tetap terjaga. Selain itu, fokus pada ritme kayuhan, bukan memaksakan tenaga besar di awal.
Baca Juga: Sepeda Balap United: Murah, Frame Ringan, Cocok untuk Pemula
Posisi tubuh juga berpengaruh. Duduk lebih lama saat tanjakan panjang untuk efisiensi, dan berdiri hanya saat membutuhkan dorongan tenaga ekstra.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Banyak pesepeda langsung menggunakan gear berat saat mulai menanjak.
Akibatnya, cadence turun drastis dan tenaga cepat habis. Kesalahan lain adalah mengayuh terlalu cepat di awal tanpa mengatur ritme, sehingga kelelahan sebelum mencapai puncak.
Tips Agar Lebih Kuat di Tanjakan
Jaga pernapasan tetap stabil agar tubuh tidak cepat kehabisan oksigen.
Fokus pada konsistensi kayuhan dan gunakan rasio gear yang sesuai dengan kemampuan. Latihan endurance juga penting agar tubuh terbiasa menghadapi tanjakan panjang.
Cadence bukan sekadar angka, tetapi strategi penting dalam bersepeda, terutama saat menanjak.
Dengan menjaga cadence di rentang ideal, pesepeda bisa menghemat tenaga, menjaga performa, dan mencapai puncak tanjakan dengan lebih kuat dan stabil.
Editor : Andi Chorniawan