JAKARTA - Harga smartphone di Indonesia resmi mengalami kenaikan pada April 2026.
Penyesuaian ini terjadi di berbagai segmen, mulai dari entry-level hingga kelas menengah, dengan nominal kenaikan bervariasi.
Sejumlah vendor besar seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo tercatat menaikkan harga produk mereka.
Kenaikan berkisar dari Rp100 ribu hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung tipe dan konfigurasi perangkat.
Tekanan biaya produksi global menjadi salah satu faktor utama di balik kenaikan ini.
Komponen penting seperti chipset serta memori DRAM dan NAND mengalami lonjakan harga seiring meningkatnya permintaan industri kecerdasan buatan.
Pada lini Samsung, kenaikan terlihat di berbagai model Galaxy A series. Galaxy A17 5G varian 8/256 GB kini dibanderol Rp4,499 juta dari sebelumnya Rp3,799 juta, sementara Galaxy A26 5G naik menjadi Rp4,999 juta dari Rp4,299 juta.
Penyesuaian harga juga terjadi pada lini produk Xiaomi, termasuk Redmi dan Poco.
Xiaomi 15T varian 12/256 GB kini dijual Rp7,5 juta dari sebelumnya Rp6,5 juta. Poco C85 varian 8/256 GB naik menjadi Rp2,149 juta dari Rp1,7 juta.
Di sisi lain, Oppo mencatat kenaikan signifikan pada beberapa model.
Oppo A6 4G varian 6/128 GB kini dibanderol Rp4,099 juta dari sebelumnya Rp2,899 juta, menjadikannya salah satu model dengan kenaikan paling besar.
Selain tiga merek tersebut, sejumlah perangkat dari Vivo, iQoo, Realme, dan Tecno juga mengalami penyesuaian harga pada periode yang sama.
Kondisi ini mencerminkan tekanan pada rantai pasok industri smartphone global.
Keterbatasan komponen serta tingginya permintaan teknologi berbasis AI diperkirakan masih akan memengaruhi harga perangkat dalam waktu mendatang.
Editor : Ockta Prana Lagawira