Jawa Pos Radar Madiun – Saat merencanakan touring jarak jauh, membawa banyak barang bawaan sering kali tidak bisa dihindari. Mulai dari pakaian ganti, peralatan mandi, hingga tools darurat, semuanya harus masuk ke dalam kompartemen motor.
Namun, membawa banyak barang bukan berarti Anda bisa asal tumpuk. Kesalahan dalam packing dapat membuat distribusi bobot tidak merata, yang berakibat pada motor tidak stabil, kendali (handling) menjadi berat, hingga risiko kecelakaan. Agar perjalanan tetap nyaman, simak panduan membawa barang touring berikut ini.
Panduan Membawa Barang Saat Touring Jarak Jauh
1. Gunakan Tas Khusus Touring
Hindari membawa barang dengan ransel di punggung karena akan membuat pundak cepat lelah. Sebaiknya gunakan tas khusus motor yang sudah teruji kekuatannya, seperti:
Baca Juga: 7 Kesalahan Fatal Saat Touring Motor yang Sering Dilakukan Pemula: Wajib Tahu!
Tail Bag: Dipasang di jok belakang, cocok untuk barang ringan hingga sedang.
Saddle Bag: Tas samping yang sangat membantu menjaga titik gravitasi motor tetap rendah.
Tank Bag: Dipasang di atas tangki, sangat praktis untuk menaruh barang yang sering diakses. Beberapa brand populer seperti GIVI, Respiro, atau 7Gear menyediakan pilihan tas berkualitas yang plug-and-play.
2. Atur Distribusi Bobot dengan Benar
Kunci kestabilan motor ada pada penempatan barang. Terapkan prinsip berikut:
Barang Berat di Bawah: Taruh barang paling berat (seperti alat bengkel atau cairan) di posisi paling bawah atau di saddle bag.
Barang Ringan di Atas: Pakaian dan perlengkapan ringan diletakkan di bagian paling atas.
Baca Juga: Sisihkan Rp 5 Ribu Sehari, Pemilik Wakoka Ponorogo Akhirnya Berangkat Haji
Sentralisasi Massa: Pastikan beban kiri dan kanan seimbang agar motor tidak miring saat bermanuver.
3. Hindari Muatan Berlebih (Overload)
Selalu ingat kapasitas maksimal motor Anda. Muatan yang terlalu tinggi atau terlalu lebar akan menghambat aerodinamika dan membuat motor sulit dikendalikan saat terkena angin samping (crosswind).
4. Pastikan Pengikat Kuat dan Aman
Gunakan pengikat yang berkualitas. Pilihan terbaik adalah:
Bungee Cord: Tali elastis dengan pengait kuat.
Tie-Down Strap: Tali webbing dengan pengunci besi untuk beban yang lebih berat. Pastikan tidak ada tali yang menjuntai ke arah rantai atau roda.
5. Lindungi dari Cuaca (Waterproof)
Cuaca saat touring sulit ditebak. Selalu gunakan tas berbahan waterproof atau lapisi barang bawaan Anda dengan dry bag dan rain cover.
6. Organisasi Barang Berdasarkan Fungsi
Gunakan metode pouch atau tas kecil di dalam tas utama untuk memisahkan:
Pakaian bersih.
Pakaian kotor.
Peralatan mandi.
Gadget dan kabel pengisi daya.
Tips Packing Efisien Agar Hemat Ruang
Rolling Method: Gulung pakaian untuk meminimalisir ruang kosong dan mencegah kusut.
Ziplock Bag: Gunakan plastik kedap udara untuk mengompres volume pakaian.
Prioritas: Taruh jas hujan, dompet, dan peralatan medis di tempat yang paling mudah dijangkau (seperti tank bag atau bagian atas tas utama).
Membawa banyak barang saat touring tidak harus menjadi beban asalkan Anda tahu cara menatanya. Keamanan dan kestabilan motor adalah prioritas utama. Dengan packing yang rapi, motor tetap enak dikendarai, dan perjalanan jauh Anda akan terasa jauh lebih menyenangkan.
Editor : Nur Wachid