Jawa Pos Radar Madiun - Industri otomotif China kembali membuat gebrakan besar. AiMOGA, anak perusahaan dari raksasa otomotif Chery, secara resmi mulai memasarkan produk robot humanoid pertamanya melalui platform digital.
Melansir laporan CarNewsChina, Senin (13/4), robot serbaguna bernama Mornine M1 kini telah tersedia untuk dipesan di gerai resmi AiMoga Intelligent Robot di JD.com.
Langkah ini menandai pergeseran besar produsen mobil tradisional menuju perusahaan mobilitas cerdas berbasis AI.
Spesifikasi Mornine M1: Robot Humanoid Serbaguna
Mornine M1 didesain dengan postur menyerupai manusia dan dibekali kecanggihan untuk membantu berbagai skenario operasional.
Berikut adalah rincian spesifikasi teknis Mornine M1:
-
Dimensi: Tinggi 167 cm dengan berat 70 kg.
-
Fleksibilitas: Memiliki 40 derajat kebebasan (degrees of freedom) di seluruh tubuhnya, memungkinkan gerakan yang menyerupai sendi manusia.
-
Kecepatan: Mampu berjalan dengan kecepatan maksimum 1 meter per detik.
-
Kekuatan: Muatan maksimal di ujung lengan mencapai 1,5 kg.
-
Baterai: Kapasitas 0,7 kWh dengan waktu pengisian 2 jam untuk penggunaan aktif selama 2 jam.
Baca Juga: Vivo Y31d Pro Resmi Meluncur: Baterai 7000mAh, Diklaim Tahan Jatuh dari Lantai 4!
Harga dan Ketersediaan di Pasar
Bagi konsumen yang tertarik meminang asisten robotik ini, AiMOGA telah menetapkan banderol harga yang cukup fantastis namun kompetitif untuk skala industri:
-
Mornine M1 (Humanoid): 285.800 yuan atau sekitar Rp717 juta. Stok tersedia setelah 23 Mei 2026.
-
Argos X1 (Robot Anjing): 15.800 yuan atau sekitar Rp39,6 juta. Stok tersedia setelah 8 Mei 2026.
Selain dijual secara daring, AiMOGA juga memperluas distribusi secara luring melalui kerja sama dengan beberapa jaringan dealer.
Mornine M1 tidak hanya menjadi "pajangan" teknologi. Robot ini mampu melakukan operasi kolaboratif dua tangan, membuka pintu mobil secara otonom, hingga pengoperasian jarak jauh berbasis Virtual Reality (VR).
Target pasar utama untuk robot ini mencakup:
-
Sektor Penjualan: Sebagai asisten di toko retail.
-
Resepsionis: Menyambut tamu di kantor atau hotel.
-
Pelatihan & Edukasi: Media pembelajaran teknologi robotika tingkat tinggi.
Laporan riset TrendForce memproyeksikan bahwa paruh kedua tahun 2026 akan menjadi periode kritis komersialisasi robot humanoid global.
Di China sendiri, pertumbuhan pasar robot humanoid diperkirakan melonjak drastis hingga 94 persen tahun ini.
Selain Chery (AiMOGA), produsen mobil lain seperti Xpeng dan GAC juga mulai terjun ke bidang robotika. Namun, untuk saat ini, dominasi pasar masih diprediksi akan dikuasai oleh pemain lama seperti Unitree Robotics dan Zhiyuan Robotics dengan pangsa pasar mencapai 80 persen. (naz)
Editor : Mizan Ahsani