Jawa Pos Radar Madiun – Dalam basket modern, sepatu bukan lagi sekadar pelengkap gaya.
Pemilihannya berpengaruh langsung pada performa, kenyamanan, hingga risiko cedera di lapangan.
Secara umum, sepatu basket dibagi menjadi tiga kategori utama: low top, mid top, dan high top. Ketiganya memiliki fungsi berbeda dan tidak bisa disamaratakan.
Low Top: Ringan dan Maksimal untuk Kecepatan
Sepatu low top memiliki potongan rendah di bawah pergelangan kaki.
Baca Juga: 4 Sepatu Mini Soccer Lokal di Bawah Rp 300 Ribu, Murah tapi Nendang
Desain ini memberikan kebebasan gerak yang lebih luas, sehingga cocok untuk pemain yang mengandalkan kecepatan dan kelincahan.
Bobotnya yang ringan juga membantu akselerasi dan perubahan arah lebih responsif.
Namun, perlindungan di area pergelangan kaki relatif minim. Karena itu, pemain perlu memiliki kontrol gerak dan kekuatan kaki yang baik untuk menghindari cedera.
Mid Top: Seimbang dan Fleksibel
Mid top berada di posisi tengah antara low dan high top.
Model ini menawarkan keseimbangan antara stabilitas dan fleksibilitas. Pergelangan kaki tetap mendapat dukungan, tetapi tidak mengorbankan kelincahan.
Karakter tersebut membuat mid top menjadi pilihan paling fleksibel. Banyak pemain dari berbagai posisi—baik guard maupun forward—menggunakannya karena adaptif dalam berbagai situasi permainan.
High Top: Stabil dan Protektif
High top memiliki potongan tinggi yang menutup pergelangan kaki secara lebih menyeluruh.
Fungsinya untuk memberikan stabilitas tambahan, terutama saat mendarat, berduel di bawah ring, atau bermain dengan intensitas fisik tinggi.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Sepatu Futsal Murah hingga Premium, Ringan dan Super Grip
Tak heran jika model ini sering digunakan pemain yang bermain di area paint. Namun, konsekuensinya adalah bobot yang lebih berat dan fleksibilitas yang sedikit berkurang dibanding model lain.
Soal Cedera Tidak Hanya dari Tinggi Sepatu
Banyak yang menganggap high top otomatis lebih aman.
Faktanya, perlindungan tidak hanya ditentukan oleh tinggi sepatu. Faktor lain seperti sistem penguncian kaki (lockdown), desain sol, hingga kekuatan otot pemain justru memiliki peran besar.
Artinya, tidak ada sepatu yang benar-benar paling aman. Semua bergantung pada kondisi fisik dan gaya bermain masing-masing pemain.
Pilih Sesuai Gaya Bermain
Setiap jenis sepatu memiliki keunggulan masing-masing.
Low top cocok untuk kecepatan dan mobilitas, mid top menawarkan keseimbangan, sementara high top unggul dalam stabilitas dan perlindungan.
Pada akhirnya, memilih sepatu basket bukan soal tren, tetapi soal kecocokan dengan kebutuhan di lapangan.
Dengan pilihan yang tepat, performa bisa lebih optimal dan risiko cedera dapat diminimalkan.
Editor : Andi Chorniawan