Jawa Pos Radar Madiun - Para gamers dan praktisi kreatif di Indonesia harus bersiap menghadapi tantangan besar pada pertengahan tahun 2026.
Meski seri terbaru NVIDIA (RTX 50 Series "Blackwell") baru saja mendominasi pasar, laporan terbaru menunjukkan adanya ancaman kelangkaan stok yang signifikan.
Masalah utama ternyata bukan terletak pada produksi chip GPU NVIDIA itu sendiri, melainkan pada kelangkaan memori GDDR7 secara global.
Komponen vital yang menjanjikan kecepatan transfer data jauh lebih kencang ini kini menjadi barang langka.
Baca Juga: Stop Ribet Cari Barang! Ini Pentingnya Organizer Meja Agar Kerja Lebih Fokus
Pasokan Menipis, Harga Memanas
Pasokan kartu grafis NVIDIA, terutama untuk seri menengah ke atas seperti RTX 5070 hingga seri flagship, diprediksi akan dikurangi hingga 30-40% dalam waktu dekat.
Fenomena ini dipicu oleh tingginya permintaan perangkat keras untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) yang menyerap stok memori GDDR7 di pasar dunia.
AMD Jadi Pilihan Alternatif yang Lebih Stabil
Berbeda dengan kondisi "hijau", seri AMD Radeon RX 9000 dilaporkan relatif lebih mudah didapat di berbagai retail komputer di Indonesia.
Ketahanan stok AMD ini menjadikannya pilihan rasional bagi konsumen yang enggan terjebak dalam perang harga akibat kelangkaan stok NVIDIA. (naz)
Editor : Mizan Ahsani