Jawa Pos Radar Madiun - Menunggu sampai AC mobil benar-benar mati total sebelum membawanya ke bengkel adalah kesalahan yang sering dilakukan pemilik kendaraan.
Padahal, sistem AC biasanya memberikan "sinyal" awal sebelum terjadi kerusakan parah.
Mengenali gejala-gejala ini tidak hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga menyelamatkan dompet Anda dari biaya penggantian kompresor yang mahal.
Segera lakukan pengecekan ke bengkel spesialis jika mobil Anda menunjukkan tanda-tanda berikut:
1. Hanya Keluar Angin (Tidak Dingin)
Indikasi adanya kebocoran freon halus, kondensor yang tertutup kotoran, atau filter kabin yang tersumbat debu.
2. Bau Apek atau Asam
Pertanda adanya pertumbuhan bakteri dan jamur pada evaporator yang lembap. Hal ini berbahaya bagi kesehatan pernapasan penumpang.
3. Suara "Ngorok" atau Kasar
Jika muncul suara gesekan logam saat tombol AC ditekan, kemungkinan besar Magnetic Clutch aus atau oli kompresor sudah berkurang drastis.
Baca Juga: Apa Iya MLBB Kurang Laku di Amerika, Eropa dan Jepang? Simak Ulasan Penyebabnya
4. Hembusan Angin Melemah
Meskipun suhu dingin, angin yang keluar terasa pelan. Ini menandakan evaporator sudah tertutup debu tebal atau berlendir.
5. AC Tiba-Tiba Panas saat Macet
Jika AC hanya dingin saat mobil melaju kencang, kemungkinan besar Extra Fan (kipas tambahan) sudah mati atau melemah.
6. Air Menetes di Karpet Mobil
Kondisi ini terjadi akibat saluran pembuangan air AC yang tersumbat, sehingga air meluap masuk ke dalam kabin.
Dengan mendeteksi masalah lebih dini, Anda bisa mencegah kerusakan merembet ke komponen vital seperti kompresor yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah. (naz)
Editor : Mizan Ahsani