Jawa Pos Radar Madiun - Rantai motor adalah komponen vital yang meneruskan tenaga mesin ke roda belakang.
Mengabaikan perawatannya tidak hanya merusak kenyamanan berkendara, tetapi juga berisiko tinggi menyebabkan rantai putus saat melaju kencang.
Untuk menjaga performa tetap optimal, diperlukan langkah-langkah penanganan yang tepat.
Berikut adalah panduan praktis untuk mengatasi dan mencegah suara berisik pada rantai:
1. Pembersihan Rutin
Bersihkan rantai menggunakan cairan pembersih khusus (chain cleaner). Hindari bensin atau sabun cuci piring yang bisa merusak O-ring pada rantai modern.
2. Pelumasan yang Benar
Gunakan pelumas khusus rantai (chain lube). Sangat dilarang menggunakan oli bekas, karena oli bekas mengandung gram besi dan menarik debu lebih cepat, yang justru mempercepat kerusakan.
Baca Juga: Emas UBS Turun ke Level Rp 2,9 Juta, Simak Daftar Harganya Hari Ini
3. Penyetelan Presisi
Pastikan posisi adjuster (penyetel) kanan dan kiri pada roda belakang berada di garis yang sama (seimbang). Jarak bebas (play) rantai biasanya berada di angka 20–30 mm.
4. Penggantian Satu Set
Jika gear sudah tampak tajam (seperti gigi hiu), segera ganti rantai dan gear dalam satu set. Mengganti rantai saja tanpa gear baru hanya akan membuat komponen tersebut cepat rusak kembali.
5. Cek Komponen Sekitar
Pastikan bearing roda dalam kondisi baik dan tidak goyang. Jika suara tetap muncul setelah rantai dirawat, periksa bagian bushing swing arm Anda.
Dengan rutin melakukan pengecekan mandiri, Anda tidak hanya memperpanjang usia pakai komponen, tetapi juga memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman. (naz)
Editor : Mizan Ahsani