Jawa Pos Radar Madiun – Kekhawatiran akan tagihan listrik yang membengkak atau daya listrik rumah yang terbatas sering kali membuat aktivitas menyetrika menjadi beban.
Namun, teknologi perlengkapan rumah tangga di tahun 2026 telah menghadirkan solusi cerdas melalui deretan setrika low watt. Perangkat ini dirancang khusus untuk memberikan hasil setrika yang licin dan rapi namun dengan konsumsi daya yang sangat efisien, bahkan ada yang di bawah 100 watt.
Mengenal Setrika Low Watt
Setrika low watt adalah perangkat pemanas pakaian yang mengonsumsi daya listrik rendah, umumnya di kisaran 30 hingga 800 watt. Perbedaan utama dengan setrika standar terletak pada efisiensi elemen pemanasnya.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Skincare Halal dan BPOM Terbaik 2026, Teruji Aman untuk Semua Jenis Kulit
Meskipun dayanya kecil, setrika jenis ini tetap mampu mencapai suhu yang cukup untuk merapikan berbagai jenis kain, mulai dari katun hingga sutra, berkat material pelat (tapak) yang dirancang untuk menghantarkan panas lebih cepat dan merata.
10 Rekomendasi Setrika Low Watt Terbaik
Berikut adalah daftar pilihan setrika hemat energi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga maupun mobilitas Anda:
1. Panasonic Dry Iron NI-317TASR (300 Watt)
Juara dalam efisiensi untuk penggunaan rumah tangga. Dengan daya hanya 300 watt, setrika ini sangat aman untuk rumah dengan daya listrik 450 VA atau 900 VA.
Keunggulan: Pelat antilengket dan desain klasik yang tahan lama.
2. Philips Classic HD1173/40 (350 Watt)
Philips membawa kualitas premium ke segmen hemat daya. Menggunakan tapak keramik empat lapis yang membuatnya sangat licin saat meluncur di atas kain.
Keunggulan: Ujung setrika yang runcing memudahkan menjangkau lipatan sulit dan sela kancing.
3. Han River Portabel Lipat HRYD01 (400 Watt)
Solusi bagi Anda yang mencari keseimbangan antara penggunaan rumah dan traveling.
Keunggulan: Desain lipat dengan perlindungan overheating untuk mencegah kerusakan akibat panas berlebih.
4. Simplus Setrika Uap Genggam (800 Watt)
Meski watt-nya paling tinggi di daftar ini, Simplus menawarkan kepraktisan setrika uap vertikal.
Keunggulan: Kapasitas tangki besar (170 ml), cocok untuk merapikan pakaian tanpa perlu papan setrika.
5. Dorahomi YZ-718 (38 Watt)
Inovasi luar biasa bagi yang mengutamakan penghematan ekstrem atau penggunaan darurat.
Keunggulan: Daya sangat rendah hanya 38 watt, desain sangat mungil dan praktis masuk ke tas kerja.
6. Nano Care Setrika Lipat Mini (240 Watt)
Setrika ini unggul dalam kecepatan pemanasan.
Keunggulan: Hanya butuh 10 detik untuk panas, sangat membantu saat Anda sedang terburu-buru.
7. Kalno 2 in 1 Travel Iron Steamer (700 Watt)
Perangkat multifungsi yang bisa digunakan sebagai setrika kering maupun setrika uap.
Keunggulan: Desain kompak dengan pengaturan suhu bertingkat untuk proteksi kain.
8. Mito 4 in 1 Iron IR 200 (850 Watt)
Pilihan paling lengkap fiturnya, mulai dari uap, semprotan air, hingga fitur self-cleaning.
Keunggulan: Fitur pembersih otomatis menjaga elemen tetap bersih dari kerak air.
9. Nano Care Mini Traveling Versi Fleksibel (80-220 Watt)
Versi ini memiliki pegangan yang bisa dilepas pasang, memberikan fleksibilitas lebih saat packing.
Keunggulan: Daya yang adaptif dan bobot yang sangat ringan.
10. Panasonic Dry Iron NI-317TASR (Versi Klasik)
Dikenal sebagai "setrika sejuta umat" karena ketahanan mesinnya yang legendaris meskipun harganya sangat terjangkau.
Panduan Memilih Setrika Sesuai Kebutuhan
Untuk Rumah dengan Daya Kecil: Pilih model Panasonic atau Philips (300-350 watt) karena memiliki stabilitas panas yang baik untuk tumpukan pakaian yang banyak.
Untuk Traveling: Pilih model lipat dari Nano Care atau Dorahomi yang memiliki bobot ringan dan ukuran ringkas.
Untuk Pakaian Formal/Boutique: Pilih setrika uap seperti Simplus agar serat kain tidak mudah rusak akibat panas langsung.
Kesimpulan: Menggunakan setrika low watt adalah langkah bijak untuk menghemat biaya operasional rumah tangga tanpa mengorbankan kerapian. Dengan beragam model yang tersedia di tahun 2026, Anda bisa tetap tampil stylish dan rapi dengan tagihan listrik yang tetap terkendali.
Editor : Sukma Maharani Putri