Jawa Pos Radar Madiun - Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim, M.Psi., Psikolog menyampaikan bahwa membatasi gadget kepada anak harus disertai alternatif kegiatan nyata.
Orang tua diminta untuk bekerja lebih keras dan kreatif dalam menciptakan program yang mampu menyaingi daya tarik konten digital yang biasa ditonton anak.
"Orang tua harus bekerja keras dan kreatif membuat program lain yang menyaingi apa yang biasa anak tonton di digital," kata Rose Mini.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mengajak anak mengerjakan proyek bersama seperti membuat kerajinan, menyusun cerita, atau mengeksplorasi topik tertentu.
Baca Juga: Olahraga Cepat Turunkan Berat Badan Wanita, Efektif Bakar Lemak Tanpa Ribet
"Kita bikin proyek bersama. Itu membuat anak tertantang tanpa harus bergantung pada gadget," ujar Rose Mini.
Aktivitas fisik seperti olahraga bersama juga dinilai sangat efektif untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak daripada berada di rumah tanpa komunikasi.
"Mungkin dengan olahraga bersama, hubungan jadi lebih lekat. Daripada di rumah tapi tidak ada komunikasi," tambahnya.
Rose Mini menekankan bahwa peran aktif orang tua tetap menjadi kunci utama dalam mengarahkan anak untuk membatasi waktu penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani