Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Berbagi Earphone Ternyata Berbahaya, Bisa Picu Jamur hingga Infeksi Serius

Alfiah Sidiq • Rabu, 29 April 2026 | 12:14 WIB
Ilustrasi anak mendengarkan lagu dewasa.
Ilustrasi anak mendengarkan lagu dewasa.

Jawa Pos Radar Madiun - Berbagi earphone dengan teman atau pasangan sering dianggap sebagai hal yang wajar, bahkan kadang dianggap romantis atau bentuk kedekatan.

Namun di balik kebiasaan sederhana ini, ada risiko kesehatan yang sering diabaikan, terutama pada bagian telinga.

Dilansir dari Hindustan Times, konsultan THT di Fortis Greater Noida, Dr. Anil Kumar Rai, menjelaskan bahwa penggunaan earbud secara bergantian dapat membuka peluang masuknya bakteri, jamur, dan kontaminan lain ke dalam saluran telinga.

Menurutnya, saluran telinga merupakan ekosistem mikro yang cukup sensitif.

Ketika benda asing seperti kotoran, mikroorganisme, atau bakteri masuk, keseimbangan alami di dalamnya bisa terganggu dan memicu berbagai masalah kesehatan.

Risiko Infeksi Akibat Berbagi Earphone

Dalam praktik medis, kondisi seperti ini cukup sering ditemukan.

Beberapa gangguan yang dapat muncul akibat penggunaan earphone secara bergantian antara lain infeksi jamur atau otomikosis yang ditandai dengan gatal hebat serta serpihan berwarna putih atau hitam.

Selain itu, infeksi bakteri pada telinga juga bisa terjadi dengan gejala nyeri, pembengkakan, hingga keluarnya cairan atau nanah.

Tidak hanya itu, reaksi alergi seperti dermatitis kontak juga dapat muncul akibat paparan bahan asing atau kotoran yang menempel pada earphone.

Baca Juga: Rempah Beraroma Sitrus Ini Bisa Jadi Minuman Herbal, Bukan Sekadar Penyedap

Dalam kasus lain, infeksi lokal seperti furunkulosis dapat menyebabkan rasa sakit yang cukup intens. Bahkan pada kondisi yang lebih serius, infeksi bisa menyebar dan memicu selulitis di area sekitar telinga.

Dr. Rai juga menyoroti adanya kasus di mana dua orang yang berbagi earbud saat berolahraga mengalami infeksi jamur secara bersamaan.

Hal ini menunjukkan bahwa perpindahan mikroorganisme bisa terjadi dengan sangat mudah melalui perangkat yang digunakan bersama.

Cara Mengurangi Risiko Jika Terpaksa Berbagi

Meski dokter sangat menyarankan untuk tidak berbagi earphone, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan jika situasi tersebut tidak bisa dihindari.

Earphone sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu menggunakan tisu beralkohol 70 persen sebelum dan sesudah digunakan oleh orang lain.

Penggunaan penutup silikon yang bisa dilepas juga disarankan agar lebih higienis dan mudah diganti secara berkala.

Selain itu, penting untuk menghindari penggunaan bersama jika salah satu orang sedang mengalami gejala seperti gatal, nyeri, atau keluar cairan dari telinga.

Menjaga kondisi telinga tetap kering juga menjadi langkah penting untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme. Sebagai alternatif, penggunaan headphone model over-ear bisa menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan earphone in-ear, terutama jika perangkat sering digunakan bergantian. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#headset #earphone #infeksi telinga #bahaya