Jawa Pos Radar Madiun - Pada ajang International Business Summit 2026, Chery melakukan uji tabrak ekstrem untuk model TIGGO9 di Chery Crash Safety Laboratory.
Pengujian tersebut turut disaksikan oleh dealer global, media internasional, serta perwakilan pengguna dari berbagai negara.
Uji ini dirancang menyerupai kondisi lalu lintas berisiko tinggi di dunia nyata dengan skenario tabrakan simultan dari dua arah.
Dalam simulasi tersebut, TIGGO9 menjadi kendaraan utama yang mengalami benturan frontal dari TIGGO 7 dengan kecepatan 50 km/jam, sekaligus ditabrak dari belakang oleh kendaraan lain dengan kecepatan 40 km/jam.
Hasil pengujian menunjukkan performa keselamatan yang kuat.
Baca Juga: Kemkomdigi Ingatkan Risiko Aplikasi Finansial, Masyarakat Diminta Lebih Waspada Bertransaksi Digital
Kabin penumpang tetap utuh tanpa deformasi signifikan pada pilar, sehingga ruang aman bagi penumpang tetap terjaga meski terjadi benturan keras dari dua arah sekaligus.
Selain itu, sistem keselamatan aktif dan pasif bekerja sebagaimana mestinya.
Airbag depan dan tirai samping mengembang dengan baik, sabuk pengaman berfungsi optimal, dan pintu kendaraan tetap dapat dibuka secara normal setelah kecelakaan.
Sistem bahan bakar juga tidak mengalami kebocoran, sementara lampu hazard tetap berfungsi.
Pengujian ini menjadi bagian dari komitmen Chery dalam menghadirkan kendaraan yang aman dalam berbagai kondisi ekstrem. (naz)
Editor : Mizan Ahsani