Jawa Pos Radar Madiun - Varian terbaru GWM Ora 5 tidak hanya menawarkan opsi mesin berbeda, tetapi juga membawa peningkatan pada sisi performa dan teknologi.
Untuk versi mesin bensin (ICE), mobil ini dibekali mesin 1.5 liter turbo empat silinder dengan teknologi variable geometry turbo (VGT) yang menghasilkan tenaga 135 kW (181 hp).
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi dual-clutch 7-percepatan.
Mobil ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 190 km per jam, dengan akselerasi 0–100 km per jam dalam 8,9 detik, serta konsumsi bahan bakar sekitar 6,4 liter per 100 km (WLTC).
Sementara itu, varian hybrid menggabungkan mesin 1.5 liter turbo bertenaga 115 kW (154 hp) dengan motor listrik depan 140 kW (188 hp). Kombinasi ini menghasilkan tenaga total 166 kW (223 hp).
Dengan sistem tersebut, Ora 5 hybrid mampu berakselerasi dari 0–100 km per jam dalam 7,7 detik, dengan kecepatan puncak 185 km per jam dan konsumsi bahan bakar lebih efisien, yakni 4,5 liter per 100 km.
Baca Juga: GWM Luncurkan Ora 5 Versi Hybrid dan Bensin di Beijing Auto Show 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan!
Varian hybrid ini merupakan jenis HEV (tanpa plug-in) yang menggunakan baterai lithium ternary NMC dari Svolt, tanpa port pengisian daya eksternal.
Dari sisi teknologi, model ini menjadi yang pertama dari GWM yang dibekali sistem bantuan berkendara Coffee Pilot 3 OS dengan kemampuan Level 2, termasuk fitur Navigate on Autopilot (NOA).
GWM juga menyebut Ora 5 sebagai salah satu mobil paling terjangkau di China yang sudah mendukung sensor LiDAR.
Namun fitur tersebut tersedia sebagai opsi tambahan.
Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang 4.471 mm, lebar 1.833 mm, tinggi 1.641 mm, serta jarak sumbu roda 2.720 mm.
Sistem suspensi menggunakan MacPherson di depan dan multi-link di belakang untuk menunjang kenyamanan berkendara. (naz)
Editor : Mizan Ahsani