Jawa Pos Radar Madiun - Gemuruh suara mesin Vespa dan skuter memadati jalanan Kota Madiun dalam gelaran Mods May Day 2026, Sabtu (9/5).
Sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas scooterist ikut ambil bagian dalam rolling thunder atau konvoi keliling kota yang menjadi puncak acara.
Konvoi tersebut menjadi momen paling ditunggu para peserta karena menghadirkan parade ratusan skuter klasik maupun modern dengan gaya khas kultur Mods.
Koordinator Madiun Mods May Day 2026, Abadi Arius, mengatakan rolling thunder memang menjadi “nyawa” utama dalam perayaan Mods May Day di berbagai kota, termasuk di Madiun.
“Rolling thunder atau konvoi dalam kota merupakan nyawa dan momen yang paling dinanti-nantikan oleh para peserta dalam perayaan Mods May Day,” ujarnya.
Rute konvoi dimulai dari Bakorwil Madiun menuju Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto, Jalan Musi, Jalan Agus Salim, Jalan Panglima Sudirman, Jalan dr Soetomo, Jalan Kartini, lalu kembali finis di Bakorwil Madiun.
Sepanjang perjalanan, ratusan scooterist tampil dengan gaya smart dress khas Mods sambil mengendarai Vespa klasik hingga skuter modern.
Tidak sedikit warga yang berhenti di pinggir jalan untuk menyaksikan parade budaya tersebut.
Menurut Abadi, acara ini bukan sekadar konvoi kendaraan, melainkan bagian dari perayaan subkultur Mods yang lahir di Inggris pada era 1960-an.
Baca Juga: Lebih dari 500 Skuter Padati Madiun Mods Mayday 2026, Rayakan Solidaritas di Kota Pendekar
“Mods itu perpaduan musik, fashion, dan kendaraan skuter. Jadi bukan hanya soal motor, tapi juga gaya hidup,” katanya.
Mods May Day tahun ini juga menjadi momen spesial karena untuk pertama kalinya berbagai komunitas Vespa dan skuter di Madiun berkolaborasi dalam satu kepanitiaan besar.
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Madiun, tetapi juga datang dari berbagai daerah sekitar seperti Magetan, Ponorogo, hingga Ngawi.
Selain rolling thunder, acara juga diisi diskusi santai seputar perawatan skuter dan perkembangan kultur Mods di Indonesia.
Melalui gelaran ini, komunitas scooterist berharap Madiun bisa menjadi salah satu pusat pergerakan kultur skuter dan Mods di Jawa Timur. (dce)
Editor : Dony Christiandi