Jawa Pos Radar Madiun – Tren laptop lipat dan dual screen mulai menarik perhatian pasar teknologi Indonesia sepanjang 2026. Perangkat yang sebelumnya hanya terlihat seperti konsep futuristik kini perlahan mulai hadir secara resmi dan menyasar segmen premium.
Sejumlah produsen besar seperti ASUS hingga Lenovo mulai menghadirkan laptop dengan:
dua layar,
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Tercanggih 2026, AI dan Kameranya Bikin Kagum
layar fleksibel,
hingga desain foldable,
untuk mendukung kebutuhan multitasking modern yang semakin kompleks.
Kehadiran teknologi ini membuat banyak pengamat mulai memprediksi bahwa laptop futuristik berpotensi menjadi tren baru di industri komputer portable.
Laptop Dual Screen Mulai Banyak Dilirik
Salah satu perangkat yang paling ramai dibicarakan adalah ASUS Zenbook Duo.
Laptop ini hadir dengan dua layar OLED sentuh yang memungkinkan pengguna membuka banyak aplikasi sekaligus tanpa bantuan monitor tambahan.
Konsep dual screen dianggap sangat cocok untuk:
editor video,
desainer,
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Jadi HP Android Tercanggih 2026, AI dan Kameranya Bikin Kagum
programmer,
content creator,
hingga pekerja kantoran yang aktif multitasking.
Karena pengguna dapat menjalankan:
editing,
meeting,
browsing,
dan monitoring aplikasi
dalam satu perangkat sekaligus.
Laptop Lipat Mulai Masuk Indonesia
Selain laptop dual screen, tren laptop lipat atau foldable juga mulai masuk pasar premium Indonesia.
Beberapa perangkat yang mulai diperkenalkan antara lain:
Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Permintaan Dana CSR oleh Maidi, Eks Kepala DPUPR Diperiksa
Lenovo ThinkPad X1 Fold Gen 2
ASUS Zenbook 17 Fold OLED
Perangkat seperti ini membawa layar fleksibel yang bisa berubah fungsi:
dari tablet besar,
menjadi laptop ringkas,
bahkan mode presentasi.
Teknologi tersebut dianggap cocok untuk profesional dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan layar besar namun tetap praktis dibawa bepergian.
Laptop 2026 Kini Mulai Didukung AI
Mayoritas laptop premium generasi terbaru kini juga sudah mengusung konsep AI PC.
Beberapa perangkat terbaru menggunakan prosesor Intel Core Ultra yang memiliki NPU atau Neural Processing Unit.
Teknologi ini membantu laptop menjalankan fitur AI dengan lebih efisien seperti:
AI meeting tools,
pengaturan performa otomatis,
optimasi baterai,
hingga noise cancellation pintar.
Karena itu, tren laptop 2026 kini tidak hanya fokus pada performa tinggi, tetapi juga pengalaman penggunaan yang lebih cerdas.
Panel OLED Jadi Andalan Laptop Premium
Hal lain yang mulai menjadi standar di laptop dual screen dan foldable adalah penggunaan panel OLED.
Teknologi layar ini menawarkan:
warna lebih akurat,
kontras tinggi,
hitam lebih pekat,
dan tampilan lebih nyaman di mata.
Keunggulan tersebut membuat laptop OLED sangat cocok digunakan untuk:
editing foto,
desain grafis,
menonton film,
hingga gaming premium.
Tidak heran jika panel OLED kini mulai menjadi salah satu nilai jual utama di pasar laptop premium.
Harga Masih Jadi Tantangan
Meski teknologi laptop futuristik mulai menarik perhatian, harga masih menjadi tantangan terbesar.
Beberapa laptop lipat dan dual screen terbaru dibanderol:
puluhan juta rupiah,
bahkan mendekati harga motor premium.
Karena itu, pasar utamanya saat ini masih menyasar:
profesional,
content creator,
pebisnis,
dan early adopter teknologi.
Namun banyak pengamat percaya harga perangkat seperti ini akan semakin turun seiring perkembangan teknologi dan produksi massal.
Laptop Masa Depan Mulai Terlihat
Kehadiran laptop lipat dan dual screen menunjukkan bahwa industri laptop mulai bergerak ke arah perangkat yang:
lebih fleksibel,
lebih praktis,
dan lebih multifungsi.
Jika dulu laptop hanya fokus pada:
spesifikasi tinggi,
RAM besar,
dan performa gaming,
maka kini desain inovatif dan pengalaman multitasking mulai menjadi nilai jual utama di pasar teknologi modern.
Editor : Nur Wachid