Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bukan Pelit, Ini Cara Menerapkan Frugal Living untuk Siasati Kenaikan Biaya Hidup

Mizan Ahsani • Selasa, 19 Mei 2026 | 13:22 WIB
ilustrasi frugal living
ilustrasi frugal living

Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok dan energi yang kian melambung, mengelola keuangan rumah tangga kini menjadi tantangan tersendiri. Fenomena ini memicu lonjakan pencarian kata kunci seperti "cara hemat belanja bulanan" dan "gaya hidup frugal living" di mesin pencari. Banyak masyarakat, khususnya keluarga muda, yang mulai berburu tips nyata untuk menekan pengeluaran tanpa harus mengorbankan kualitas hidup mereka.

Menerapkan frugal living bukan berarti menjalani hidup dengan pelit atau serbakergantungan. Gaya hidup ini sejatinya adalah kesadaran penuh untuk mengalokasikan dana secara bijak dan strategis pada pos-pos yang benar-benar esensial.

Baca Juga: Resep Nugget yang Enak dan Gurih, Cuma Pakai Tempe tanpa Campuran Daging

Memangkas Anggaran Dapur Lewat Teknik Meal-Prep

Salah satu bocoran terbesar pembengkakan pengeluaran bulanan sering kali bersumber dari urusan isi perut akibat jajan di luar atau bahan makanan yang membusuk di kulkas. Menghadapi situasi ini, teknik meal-preparation (meal-prep) atau menyiapkan bahan makanan untuk satu minggu menjadi solusi yang sangat membumi.

Audit Digital: Pangkas Biaya Langganan yang Tak Terpakai

Bagi generasi masa kini, bocor halus finansial sering kali terjadi di ranah digital. Tanpa disadari, biaya langganan bulanan platform streaming film, musik, aplikasi premium, hingga penyimpanan cloud jika ditotal bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Lakukan audit digital segera. Evaluasi kembali platform mana saja yang benar-benar Anda tonton atau gunakan dalam sebulan terakhir. Jika ada dua platform streaming video yang mirip, pilih salah satu atau manfaatkan paket keluarga (family plan) yang biayanya bisa dibagi rata. Berhenti berlangganan aplikasi yang sekadar "ikut tren" adalah langkah awal menyelamatkan dompet Anda.

Membedakan Kebutuhan Darurat vs Keinginan Sesaat

Kunci utama dari keberhasilan frugal living adalah ketegasan dalam memilah mana yang merupakan prioritas dan mana yang sekadar pemuas ego sesaat. Berikut panduan praktis untuk membedakannya:

Baca Juga: Selisih Cuma Rp 100 Ribu, Mending Beli Minivelo Pacific Clash 7.0 atau Clash 5.0? Simak Perbandingan Spesifikasinya

Gunakan aturan 24 jam sebelum memutuskan membeli barang non-esensial. Berikan waktu bagi pikiran Anda untuk tenang, sehingga keputusan membeli tidak didasari oleh dorongan impulsif atau emosi sesaat.(*)

* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#kebutuhan naik #Frugal Living #kenaikan harga bahan pokok