Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BYD Atto 2 Terbaru Dirumorkan Bakal Adopsi Penggerak Roda Belakang dan Sensor LiDAR

Satrio Jati • Jumat, 3 Juli 2026 | 10:57 WIB
BYD Atto 2 generasi terbaru dirumorkan segera meluncur di tahun 2026. (EV NEWS)
BYD Atto 2 generasi terbaru dirumorkan segera meluncur di tahun 2026. (EV NEWS)

Jawa Pos Radar Madiun - Raksasa otomotif global asal Negeri Tirai Bambu, BYD, dilaporkan tengah bersiap melakukan penyegaran besar-besaran terhadap lini kendaraan listrik (electric vehicle) andalannya.

Generasi terbaru dari BYD Atto 2 tertangkap kamera mata-mata (spy shot) sedang menjalani serangkaian uji coba jalan raya yang ketat di wilayah domestik China.

Berdasarkan laporan publikasi siber CarNewsChina, model anyar yang dikenal dengan nama Yuan UP di pasar domestik ini membawa perubahan arsitektur sasis yang sangat radikal.

Perubahan paling mencolok terlihat pada letak port pengisian daya baterai yang kini resmi dipindahkan posisinya dari spatbor depan bergeser ke area buritan belakang.

Langkah reposisi ini dinilai membuat visualisasi tampilan port pengisian daya barunya menyerupai posisi tutup tangki bahan bakar pada kendaraan konvensional.

Baca Juga: Hearts2Hearts Cetak Rekor Baru Lewat "Lemon Tang", Kini Resmi Masuk Jajaran Girl Group Papan Atas?

Rombak Sasis Total ke Sistem Penggerak Roda Belakang

Perubahan eksterior mobil listrik bertema warna turquoise ini dinilai minim, namun BYD melakukan perombakan total pada area vital bagian bawah kendaraan.

Pihak pabrikan merombak total arsitektur sasis Atto 2 dengan memindahkan posisi motor listrik ke bagian belakang guna menerapkan sistem penggerak roda belakang (RWD).

Langkah inovasi mekanis ini diklaim bakal langsung mendongkrak efisiensi stabilitas berkendara serta meningkatkan kenyamanan bantingan suspensi di jalan raya.

Untuk versi pasar domestik China, mobil ini akan dibekali opsi motor listrik belakang berdaya 100 kW dan 120 kW, sedikit di bawah varian ekspor global yang memakai motor 130 kW dan 150 kW.

Melalui penerapan sistem RWD ini, BYD Atto 2 terbaru diyakini memiliki tata ruang kabin interior yang jauh lebih lega dan lapang bagi kenyamanan penumpang.

Secara dimensi fisik, mobil ini memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.675 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) yang melar 150 mm menjadi 2.770 mm.

Guna menyeimbangkan kenyamanan kabin, seluruh varian anyar ini diperkirakan akan mengadopsi suspensi depan tipe MacPherson yang dipadukan dengan suspensi belakang jenis multi-link.

Baca Juga: Tahan Saldo UMKM hingga Miliaran Rupiah, Komisi VII DPR RI Bakal Panggil Paksa TikTok Shop

Tawarkan Opsi Teknologi Sensor LiDAR Pintar

Daya tarik utama dari proyek penyegaran ini adalah hadirnya opsi penambahan perangkat sistem penginderaan jarak jauh berbasis teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR).

BYD bersiap mencangkokkan sistem bantuan mengemudi siber bertajuk DiPilot 300 dengan dukungan radar LiDAR canggih yang bisa ditebus konsumen dengan biaya tambahan sekitar 12.000 yuan.

Kehadiran fitur LiDAR ini otomatis menaikkan kelas persaingan, mengingat para rival beratnya seperti Geely EX2, Changan Nevo Q05, dan MG4 Urban masih mengandalkan sistem radar kamera konvensional.

Meskipun belum dibekali sistem pengisian daya ultra cepat mutakhir, sektor dapur pacu mobil ini dipastikan tetap andal untuk melayani mobilitas perkotaan.

BYD Atto 2 terbaru akan ditawarkan ke pasar dengan paket baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas daya 42 kWh dan 52 kWh.

Berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC), masing-masing varian daya baterai tersebut mampu menempuh jarak sejauh 410 km dan 505 km dalam sekali pengisian penuh. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#byd atto #atto 2 #spesifikasi #RWD #Penggerak Roda Belakang