Jawa Pos Radar Madiun - Setelah sempat menuai berbagai catatan dari para penggunanya pada lini produk terdahulu, raksasa teknologi Amerika Serikat kini bersiap meluncurkan suksesor dari lini ponsel ramping mereka.
Apple dikabarkan bakal tetap menjaga kelanjutan dari seri Air dengan merilis iPhone Air 2 sebagai penerusnya di masa mendatang.
Informasi ini juga telah dikonfirmasi melalui bocoran rantai pasok yang menyebutkan bahwa Apple bakal merombak gawai itu secara besar-besaran sehingga membawa peningkatan signifikan dibanding generasi pertama.
Mengutip Gizmochina, Rabu, kini kabar peningkatan iPhone Air 2 semakin kuat setelah pembocor teknologi Digital Chat Station (DCS) mengungkapkan bahwa Apple bakal melakukan rekayasa internal untuk mengatasi keluhan dari iPhone Air.
Setidaknya ada empat peningkatan yang dihadirkan lewat iPhone Air 2, salah satunya adalah kapasitas baterai yang diperluas guna menunjang mobilitas harian para penggunanya.
Baca Juga: Ledakan Guncang Damaskus saat Macron Berkunjung, Diduga Upaya Pembunuhan
Peningkatan Daya Baterai dan Konfigurasi Kamera Ganda
Aspek daya tahan menjadi salah satu poin krusial yang mendapatkan perhatian khusus dari tim insinyur perusahaan demi kepuasan konsumen.
Menurut kabar terbaru, ukuran baterai di iPhone Air 2 bakal ditingkatkan menjadi 3500 mAh dari yang sebelumnya hanya 3.149 mAh di iPhone Air pertama.
Terdapat peningkatan daya sekitar 11 persen yang diharapkan dapat memberi daya tahan lebih terutama pada ponsel yang digunakan oleh penggunanya sepanjang hari namun tetap ingin memiliki gawai super ramping.
Selain sektor baterai, perombakan mencolok juga menyasar sektor kelengkapan penangkap gambar di bagian estetik ruang belakang ponsel.
Peningkatan kedua yang mungkin ditemukan lewat iPhone Air 2 adalah hadirnya dua kamera di bagian belakang sebagai standar baru.
Pada generasi pertama, Apple hanya membekali satu kamera utama berukuran 48 MP dan tidak memberikan banyak pilihan bagi pengguna untuk mengeksplorasi kameranya.
Kini di generasi kedua, mungkin akan ada dua lensa yang dihadirkan dengan perkiraan sensor utama adalah kamera beresolusi tinggi dan kamera satu lagi merupakan lensa ultra-wide.
Efisiensi Prosesor A20 dan Inovasi Teknologi Layar Tipis
Sektor dapur pacu juga tidak luput dari pembaruan teknologi mutakhir demi menghasilkan performa komputasi yang cepat namun tetap dingin.
Peningkatan ketiga yang tak kalah penting dari segi prosesor yang dihadirkan Apple untuk menopang kinerja pemrosesan data ponsel.
Untuk iPhone Air 2 diyakini akan dibekali dengan chip A20 terbaru dan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nm yang lebih efisien.
Desain chip yang lebih canggih harapannya dapat mengurangi konsumsi daya dan mencegah masalah termal sehingga waktu penggunaan ponsel bisa lebih panjang.
Sebagai penyempurna dari seluruh rangkaian rekayasa komponen internal tersebut, inovasi mutakhir juga diterapkan pada panel visual bagian depan gawai.
Peningkatan terakhir yang mungkin dihadirkan lewat iPhone Air 2 adalah peningkatan dari sisi layar.
Apple mungkin menggunakan teknologi OLED CoE atau Color Filter on Encapsulation dari Samsung untuk iPhone Air 2.
Lewat teknologi ini, filter warna langsung dicetak ke lapisan film enkapsulasi sehingga mampu membuat komponen layar menjadi jauh lebih tipis dari biasanya.
Dengan layar yang lebih tipis harusnya ruang internal yang diperlukan untuk menampung komponen baterai berkapasitas besar menjadi jauh lebih lapang.
Mengenai waktu peluncurannya, untuk memperbaiki semua kendala yang hadir di generasi pertama kemungkinan iPhone Air 2 akan meluncur pada musim semi 2027 bersamaan dengan iPhone 18 reguler. (naz)
Editor : Mizan Ahsani