Jawa Pos Radar Madiun – Persoalan layar Samsung Galaxy S26 Ultra kembali menjadi perhatian.
Setelah sebelumnya muncul keluhan warna kemerahan, sejumlah pengguna kini melaporkan keberadaan bintik-bintik kecil pada layar ponsel flagship tersebut.
Dilansir Gizmochina, Senin (31/8), laporan terbaru muncul setelah Samsung menggulirkan pembaruan perangkat lunak untuk mengatasi masalah warna kemerahan.
Beberapa pengguna yang telah memperoleh pembaruan atau menjalani kalibrasi layar Galaxy S26 Ultra di pusat layanan mengaku menemukan bintik-bintik kecil pada panel perangkat mereka.
Namun, laporan tersebut sejauh ini masih berasal dari sejumlah pengguna secara individual. Belum diketahui apakah persoalan serupa dialami pengguna Galaxy S26 Ultra secara luas.
Samsung Belum Konfirmasi Penyebab Bintik
Samsung juga belum memberikan keterangan resmi yang memastikan bintik-bintik tersebut berkaitan dengan pembaruan perangkat lunak maupun proses kalibrasi.
Karena itu, belum dapat disimpulkan bahwa update yang diberikan untuk memperbaiki masalah sebelumnya justru menjadi penyebab munculnya persoalan baru.
Keluhan ini menjadi perhatian karena sebelumnya Samsung Galaxy S26 Ultra juga sempat dilaporkan mengalami perubahan tampilan warna layar menjadi kemerahan.
Gejala tersebut terutama terlihat ketika layar menampilkan latar putih. Warna kemerahan juga disebut semakin mudah diamati ketika tingkat kecerahan tinggi dan perangkat digunakan di lingkungan terang.
Keluhan mulai muncul beberapa bulan setelah Galaxy S26 Ultra diluncurkan pada Maret 2026 dan semakin banyak dilaporkan pada Juli.
Baca Juga: Laba BRI Tembus Rp 31,2 Triliun, Kredit UMKM Mengalir Rp 1.235 Triliun
Masalah Warna Kemerahan Disebut Berasal dari Software
Samsung kemudian melakukan penyelidikan terhadap masalah layar Galaxy S26 Ultra tersebut.
Perusahaan menyatakan warna kemerahan bukan disebabkan kerusakan perangkat keras, efek burn-in, maupun penurunan kualitas panel layar.
Samsung mengaitkannya dengan perangkat lunak, khususnya proses optimalisasi dan kalibrasi warna.
Penggunaan perangkat pada tingkat kecerahan maksimum dalam waktu lama di bawah cahaya sangat terang juga disebut dapat memengaruhi keseimbangan warna pada sebagian unit.
Sebagai langkah penanganan, Samsung menyediakan layanan kalibrasi warna gratis melalui pusat layanan di Korea Selatan tanpa mempertimbangkan sisa masa garansi perangkat.
Update Digulirkan Agustus 2026
Selain menyediakan layanan kalibrasi, Samsung mulai menggulirkan pembaruan perangkat lunak pada Agustus 2026.
Update tersebut membawa perbaikan kalibrasi warna sekaligus pembaruan keamanan rutin.
Namun, setelah pembaruan dan proses kalibrasi dilakukan, sebagian pengguna justru melaporkan munculnya bintik kecil pada layar.
Belum ada bukti yang memastikan kedua hal tersebut saling berkaitan. Samsung juga belum mengonfirmasi penyebab maupun skala masalah terbaru tersebut.
Karena itu, laporan bintik di layar Galaxy S26 Ultra masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari Samsung, termasuk apakah persoalan hanya terjadi pada sejumlah unit atau melibatkan perangkat secara lebih luas. (naz)
Editor : Mizan Ahsani