KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun Bambang Panca Wahyudi dicatut oknum tidak bertanggung jawab. Sedikitnya 11 kepala sekolah (Kasek) dan dua kepala puskesmas jadi korban ”teror” via handphone Kajari awu-awu tersebut.
Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Ahmad Heru Prasetyo mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Pemkot Madiun melaporkan kejadian tak mengenakkan itu. Mereka datang langsung ke kejari mengonfirmasi hal tersebut. Pasalnya, si oknum menggunakan nomor handphone sama. ‘’Telepon minta ditelepon balik, setelah ditelepon balik minta ditransfer sejumlah uang,’’ kata Heru, Rabu (27/10).
Beruntung, para Kasek dan Kapus tidak langsung menuruti kemauan oknum tersebut. Mereka segera melaporkan ke dinas masing-masing guna mendapatkan kebenaran perihal kabar itu. Heru memastikan perbuatan tersebut ulah oknum tidak bertanggung jawab. ‘’Kami pastikan tidak benar, ada oknum mengatasnamakan Kajari Kota Madiun,’’ ujarnya. (kid/c1/sat/her)
Editor : Administrator