Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pelaku Pencurian Museum Louvre Ditangkap, Nasib Perhiasan Triliunan Masih Misterius

Mizan Ahsani • Senin, 27 Oktober 2025 | 17:31 WIB
Perampokan tercepat dalam sejarah Louvre: mahkota, kalung, dan bros kerajaan Prancis hilang dalam waktu tujuh menit.
Perampokan tercepat dalam sejarah Louvre: mahkota, kalung, dan bros kerajaan Prancis hilang dalam waktu tujuh menit.

Jawa Pos Radar Madiun - Kepolisian Prancis menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pencurian besar di Museum Louvre pada Sabtu malam (25/10).

Penangkapan dilakukan sepekan setelah insiden perampokan perhiasan peninggalan kerajaan Prancis itu mengguncang dunia.

Jaksa Paris Laure Beccuau membenarkan penangkapan tersebut dalam pernyataannya, Minggu (26/10) waktu setempat.

“Sepekan setelah pencurian di Louvre yang dilakukan oleh kelompok terorganisasi, saya pastikan penyidik BRB telah melakukan penangkapan,” ujarnya.

Media Prancis melaporkan bahwa dua pria ditangkap atas dugaan pencurian permata mahkota yang dipamerkan di museum tersebut.

Salah satu tersangka diamankan di Bandara Paris saat berusaha kabur ke luar negeri.

Beccuau mengecam pihak-pihak yang membocorkan informasi terkait penangkapan itu.

“Pengungkapan seperti itu hanya akan menghambat kerja sekitar seratus penyidik yang sedang berupaya menemukan perhiasan yang dicuri dan menangkap para pelaku,” tulisnya di platform X.

Jaksa belum mengungkap identitas tersangka maupun jumlah total yang ditahan, dengan alasan penyelidikan masih berlangsung.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah masa penahanan selesai.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez memuji kerja keras para penyidik.

“Penyelidikan harus terus dilakukan dengan menghormati kerahasiaan. Kami akan melanjutkan dengan tekad yang sama,” tulisnya.

Baca Juga: Keran Gol Manchester City Seret, Guardiola Tak Khawatir

Pencurian Koleksi Napoleon

Kasus ini terjadi 19 Oktober lalu ketika empat orang pelaku membobol Louvre dan mencuri sembilan perhiasan bersejarah dari koleksi peninggalan Napoleon dan permaisurinya.

Barang yang raib termasuk mahkota, kalung, anting, dan bros yang pernah dimiliki para ratu Prancis.

Menurut laporan, pencuri masuk lewat jendela menggunakan tangga di atas alat pengangkat (cherry picker). Mereka memotong kaca dengan gerinda lalu melarikan diri menggunakan skuter.

Pihak berwenang tidak menutup kemungkinan bahwa para pelaku merupakan warga asing.

Hingga kini, sebagian besar perhiasan yang diperkirakan bernilai €88 juta (Rp 1,6 triliun) masih belum ditemukan. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#perampokan #museum louvre #prancis #paris #louvre #ditangkap #Museum Louvre Dijarah #pelaku #pencurian museum terbesar