Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Korban Tewas Penembakan Massal di Pantai Sydney Bertambah Jadi 16 Orang, Polisi Tetapkan Insiden Terorisme

AA Arsyadani • Senin, 15 Desember 2025 | 18:54 WIB
Penembakan massal di Pantai Bondi menewaskan 12 orang dan melukai puluhan lainnya.
Penembakan massal di Pantai Bondi menewaskan 12 orang dan melukai puluhan lainnya.

Jawa Pos Radar Madiun - Jumlah korban tewas dalam insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, kembali bertambah.

Kepolisian New South Wales (NSW) melaporkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia, sementara sekitar 40 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit, Minggu (14/12).

Kepolisian NSW menyatakan akan terus memperbarui informasi seiring dengan perkembangan penyelidikan.

“Informasi lebih lanjut akan segera disampaikan,” kata polisi dalam pernyataan di platform media sosial X.

Komisioner Kepolisian NSW Mal Lanyon secara resmi menetapkan peristiwa penembakan tersebut sebagai insiden terorisme, menyusul temuan awal dan pola serangan yang terjadi di lokasi kejadian.

Sementara itu, Perdana Menteri New South Wales Chris Minns menyebut bahwa aksi penembakan tersebut diduga dirancang untuk menargetkan komunitas Yahudi.

Dalam keterangan resminya, Polisi NSW juga mengonfirmasi bahwa seorang pria yang diyakini sebagai salah satu pelaku penembakan termasuk di antara korban tewas.

Adapun terduga pelaku kedua saat ini dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Selain warga sipil, dua petugas kepolisian turut menjadi korban luka dalam insiden berdarah tersebut.

Polisi juga mengungkapkan bahwa sejumlah barang mencurigakan ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan kini tengah diperiksa oleh petugas spesialis.

Demi keamanan, zona larangan masuk telah diberlakukan di area sekitar Pantai Bondi.

“Lokasi kejadian perkara yang luas telah ditetapkan, dan penyelidikan kini sedang berlangsung. Tidak ada laporan mengenai insiden lain di Sydney yang terkait dengan kejadian ini,” tambah pernyataan Kepolisian NSW. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Terorisme Australia #penembakan massal #penembakan Sydney