Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Green Day Buka Konser Super Bowl LX di California dengan Medley Hits Tanpa Pernyataan Politik, Kenapa?

AA Arsyadani • Senin, 9 Februari 2026 | 11:45 WIB
Green Day saat tampil pada Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
Green Day saat tampil pada Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).

Jawa Pos Radar Lawu - Band rock legendaris Green Day tampil mengejutkan dalam acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2/2026).

Dikenal sebagai grup yang kerap lantang menyuarakan kritik sosial dan politik, Green Day justru memilih tampil tanpa pernyataan politik dalam momen bergengsi tersebut.

Mengutip laporan Billboard, band asal Bay Area itu naik ke panggung untuk memeriahkan perayaan 60 tahun Super Bowl, sesaat sebelum laga antara Seattle Seahawks dan New England Patriots dimulai dalam perebutan Trofi Lombardi.

Selama sekitar enam menit, Billie Joe Armstrong bersama rekan-rekannya membawakan medley empat lagu ikonik tanpa menyelipkan pesan politik secara langsung, sesuatu yang cukup kontras dengan karakter Green Day di banyak penampilan mereka sebelumnya.

Medley Nostalgia di Panggung Super Bowl

Penampilan Green Day dibuka dengan nuansa lembut lewat alunan “Good Riddance (Time of Your Life)” yang dimainkan dengan iringan beberapa pemain biola. Suasana kemudian berubah lebih energik saat band melanjutkan ke lagu “Holiday”, “Boulevard of Broken Dreams”, hingga “American Idiot” sebagai penutup.

Usai lagu terakhir dimainkan, kamera menyorot deretan legenda sepak bola Amerika yang berdiri di sepanjang tangga di kedua sisi panggung, menambah kesan megah momen pembukaan Super Bowl LX.

Setelah turun panggung, Billie Joe Armstrong tampak meluapkan kegembiraannya kepada penonton.

"Selamat datang di Baaaaay! Ini Super Bowl 60!" teriak Armstrong penuh semangat.

Tetap Vokal di Luar Panggung

Meski memilih netral secara politik di atas panggung Super Bowl, Green Day sejatinya tidak sepenuhnya menjauh dari sikap kritis mereka. Menjelang pertandingan besar ini, band tersebut tetap menjadi sorotan karena sikap politiknya.

Green Day sebelumnya menyuarakan penentangan terhadap sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump. Saat tampil di acara The FanDuel Party Spotify di Pier 69, San Francisco, Jumat (6/2), Armstrong secara terbuka menyampaikan kritik terhadap agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE).

Di sisi lain, Trump juga sempat melontarkan komentar negatif terhadap para pengisi acara Super Bowl, termasuk Green Day dan penampil utama Halftime Show, Bad Bunny.

"Saya anti-mereka. Saya pikir itu pilihan yang buruk," kata Trump kepada New York Post pada Januari. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Super Bowl LX #donald trump #green day #billie joe armstrong