Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung, IRGC Siapkan Serangan Balasan Paling Brutal

Mizan Ahsani • Minggu, 1 Maret 2026 | 11:26 WIB

Rudal terlihat di situs rudal bawah tanah Garda Revolusi Iran di lokasi yang dirahasiakan di Teluk.
Rudal terlihat di situs rudal bawah tanah Garda Revolusi Iran di lokasi yang dirahasiakan di Teluk.

Jawa Pos Radar Madiun - Republik Islam Iran berada dalam situasi duka nasional sekaligus siaga tempur tertinggi.

Pemerintah Iran resmi mengumumkan 40 hari masa berkabung dan meliburkan seluruh aktivitas kerja selama satu minggu.

Itu menyusul syahidnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/2) waktu setempat.

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Khamenei tewas dalam serangan udara masif yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) tepat di kantornya pada Sabtu pagi.

Baca Juga: Hotel Mewah di Dubai Terbakar Usai Serangan Iran, Rudal Dicegat di Sejumlah Negara Timur Tengah

Kehilangan Pemimpin Terlama di Timur Tengah

Ayatollah Ali Khamenei merupakan sosok sentral yang memegang jabatan pemimpin tertinggi sejak tahun 1989, setelah sebelumnya menjabat sebagai presiden pada periode 1981-1989.

Kepergiannya menandai akhir dari masa jabatan pemimpin negara terlama di kawasan Timur Tengah.

Agresi militer yang dilakukan AS dan Israel di Teheran dilaporkan tidak hanya mengincar target strategis, tetapi juga menyebabkan kerusakan besar serta korban jiwa di pihak sipil.

Baca Juga: Moto3 Thailand 2026 Tayang di Mana? Ini Link Live Streaming Debut Veda Ega Pratama di Buriram

IRGC: Operasi Ofensif Paling Brutal Dimulai

Merespons gugurnya sang pemimpin, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras.

IRGC mengumumkan dimulainya "operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Iran" sebagai bentuk pembalasan atas agresi rezim Zionis dan Amerika Serikat.

"Dalam beberapa saat, operasi ofensif paling brutal terhadap Israel dan pangkalan teroris Amerika akan dimulai," tegas pernyataan IRGC yang disiarkan stasiun televisi pemerintah.

Baca Juga: Konflik Iran vs AS dan Israel Memanas, Menko AHY Ungkap Sektor yang Rawan Terdampak

Eskalasi Serangan Rudal di Kawasan

Hingga saat ini, Iran dilaporkan telah memulai gelombang serangan balik dengan meluncurkan rudal-rudal balistik.

Beberapa target di antaranya wilayah Israel.

Selain itu, sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di seluruh kawasan Timur Tengah kini menjadi sasaran langsung rudal Iran.

Konflik ini telah mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya, memicu kekhawatiran global akan pecahnya perang terbuka berskala besar di seluruh kawasan Timur Tengah. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Pemimpin Iran #Ali Khamenei meninggal #iran #serangan balasan #serangan as #masa berkabung nasional #israel