Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Usai Serang Unifil dan Sebabkan TNI Gugur, Serangan Udara Israel Kini Mulai Dekati Kedubes China di Lebanon

Titis Osi Kurniawan • Senin, 6 April 2026 | 07:32 WIB
Asap tebal membubung dari beberapa bangunan akibat serangan udara Israel di Haret Hreik, Beirut, Lebanon, Selasa (4/3). (ANTARA)
Asap tebal membubung dari beberapa bangunan akibat serangan udara Israel di Haret Hreik, Beirut, Lebanon, Selasa (4/3). (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - Situasi di ibu kota Lebanon semakin mencekam. 

Serangan udara yang dilancarkan angkatan udara Israel di pinggiran selatan Beirut pada Minggu (5/4) dilaporkan telah memakan korban jiwa dan luka-luka di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat.

Berdasarkan laporan sumber layanan ambulans Lebanon kepada RIA Novosti, serangan ini menghantam kawasan padat penduduk dan pusat pengungsian.

Dampak Serangan di Lingkungan Jnah dan Roueiss

Rudal-rudal Israel dilaporkan menghantam beberapa gedung hunian bertingkat. Berikut adalah rincian dampak sementara dari serangan tersebut:

Baca Juga: Update Harga Emas 6 April 2026: Cek Daftar Lengkap Antam vs UBS di Pegadaian

Area Strategis dan Krisis Kemanusiaan

Kawasan Jnah yang menjadi target serangan merupakan wilayah yang sangat sensitif. Di daerah tersebut terdapat Kedutaan Besar China serta lokasi penampungan sementara terbesar di Beirut.

Kronologi Eskalasi Konflik (Maret - April 2026)

Tanggal Peristiwa Penting
2 Maret Eskalasi dimulai; Hizbullah melanjutkan serangan roket ke wilayah Israel.
Serangan Balasan Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke Lebanon Selatan, Lembah Beqaa, dan Beirut.
16 Maret Militer Israel secara resmi mengumumkan peluncuran operasi darat di Lebanon Selatan.
5 April Serangan udara menghantam pemukiman Jnah dan Roueiss di pinggiran Beirut.

Latar Belakang Ketegangan

Konflik ini merupakan kelanjutan dari ketegangan panjang di kawasan tersebut. Hizbullah menyatakan bahwa serangan roket mereka merupakan respons terhadap aksi militer Israel yang juga melibatkan Amerika Serikat dalam peta konflik regional yang lebih luas.

Sebaliknya, Israel menegaskan bahwa operasi militer, termasuk operasi darat yang dimulai pertengahan Maret lalu, bertujuan untuk menetralisir ancaman keamanan di perbatasan utara mereka. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#china #lebanon #konflik timur tengah #israel