Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Muncul Usai Diisukan Kritis, Khamenei Buka Suara soal Gencatan Senjata AS-Iran

Mizan Ahsani • Jumat, 10 April 2026 | 13:06 WIB
Pimpinan Iran Mojtaba Khamenei
Pimpinan Iran Mojtaba Khamenei

Jawa Pos Radar Madiun - Sempat diisukan kritis hingga meninggal dunia, Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya merespons kesepakatan gencatan senjata dua pekan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Nihil Klub Serie A dengan Menit Bermain Pemain U21 Tembus 10 Persen, Ada di Peringkat Berapa Juventus?

Sikap resminya disampaikan melalui pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah pada Kamis (9/4). Khamenei menegaskan bahwa Iran pada dasarnya tidak menginginkan peperangan.

Namun, ia memberi sinyal peringatan keras terkait eskalasi yang masih terjadi di kawasan tersebut.

"Kami tidak mencari perang. Namun kami tidak akan melepaskan hak-hak sah kami dalam kondisi apa pun, dan kami memandang seluruh front perlawanan sebagai satu kesatuan," ujar Khamenei.

Pernyataan ini secara tersirat merujuk pada agresi Israel yang masih terus membombardir sekutu Teheran, Hizbullah, di Lebanon.

Meski gencatan senjata telah disepakati untuk membuka jalan negosiasi, Khamenei menyerukan agar rakyat Iran tetap turun ke ruang publik menyuarakan aspirasi mereka guna memperkuat posisi tawar Teheran.

Baca Juga: KPR di BTN Bisa Sekalian Isi Rumah dan Garasi dalam Satu Akad, Simak Penjelasannya

Sebagai informasi, Mojtaba Khamenei belum pernah tampil langsung di hadapan publik sejak terluka dalam serangan 28 Februari lalu yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Kondisi ini sempat memicu spekulasi Presiden AS Donald Trump yang menduga sang pemimpin telah tiada, meski langsung dibantah keras oleh otoritas Iran. (*)

*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#pimpinan iran #perang #amerika serikat #gencatan senjata #Mojtaba Khamenei