Penembakan Sekolah di Thailand: Korban Tewas Kini 7 Orang, Pelaku Diduga Pakai Baju Ungu

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 15:48 WIB
Sejumlah siswa Debsirin menenangkan diri usai proses evakuasi insiden penembakan di sekolahnya, Jumat (7/8). (INFONEWS)
Sejumlah siswa Debsirin menenangkan diri usai proses evakuasi insiden penembakan di sekolahnya, Jumat (7/8). (INFONEWS)

Jawa Pos Radar Madiun - Insiden penembakan di sekolah Thailand menewaskan sedikitnya tujuh orang, Jumat (7/8).

Tragedi yang terjadi di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, dekat Bangkok, itu juga mengakibatkan belasan orang terluka.

Mengutip laporan Thai PBS yang bersumber dari kepolisian setempat, korban meninggal terdiri atas tiga guru dan tiga siswa.

Satu korban tewas lainnya adalah pelaku penembakan yang disebut merupakan siswa kelas 9 di sekolah tersebut.

Pelaku dilaporkan mengakhiri hidupnya setelah melakukan penembakan. Sementara itu, dua korban mengalami luka parah dan 15 orang lainnya mengalami cedera.

Baca Juga: Kejari Pacitan Lelang Toyota Avanza Rp 48 Juta, Ada 24 HP dan Dua Motor Rampasan

Penembakan terjadi pada Jumat pagi di Sekolah Menengah Debsirin, Provinsi Nonthaburi. Wilayah tersebut berada di sekitar Bangkok, ibu kota Thailand.

Mengutip China Daily, seorang saksi di lokasi menyebut pelaku mengenakan pakaian olahraga berwarna ungu. Pelaku kemudian disebut melepaskan puluhan tembakan di dalam lingkungan sekolah.

Kantor pencegahan dan mitigasi bencana Provinsi Nonthaburi juga melaporkan tujuh korban meninggal dalam kejadian tersebut. Mereka terdiri atas tiga guru, tiga siswa, dan pelaku penembakan.

Belum dijelaskan lebih jauh mengenai rangkaian kejadian sebelum penembakan terjadi.

Motif pelaku melakukan aksi tersebut juga belum disebutkan dalam laporan awal.

Baca Juga: Daftar Transfer Manchester United 2026: Enam Pemain Baru Masuk, 12 Dilepas 

Jumlah Korban Bertambah

Informasi mengenai jumlah korban sempat berubah seiring proses penanganan di lokasi. Laporan awal televisi nasional Thailand menyebut dua orang meninggal dan lebih dari 20 orang terluka.

Data terbaru kemudian menyebut korban meninggal bertambah menjadi tujuh orang.

Selain korban tewas, dua orang dilaporkan dalam kondisi luka parah dan 15 lainnya mengalami cedera.

Dengan demikian, sedikitnya 24 orang menjadi korban dalam insiden tersebut, terdiri atas tujuh orang meninggal dan 17 orang terluka. Data tersebut masih berdasarkan laporan awal otoritas dan media setempat.

Baca Juga: Duka Menyelimuti Thailand, Tragedi Penembakan Sekolah Kembali Terjadi dan Tinggalkan Banyak Korban

Sekolah tempat penembakan terjadi berada di Provinsi Nonthaburi yang berbatasan dengan kawasan metropolitan Bangkok. Sekolah tersebut melayani pendidikan bagi siswa kelas 7 hingga kelas 12.

Debsirin juga dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan di Thailand yang mempersiapkan siswa menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.

Aktivitas sekolah berubah menjadi kepanikan setelah penembakan terjadi pada Jumat pagi.

Hingga laporan awal tersebut disampaikan, otoritas Thailand belum membeberkan secara terperinci bagaimana siswa kelas 9 itu memperoleh senjata yang digunakan dalam penembakan.

Informasi mengenai motif serta kronologi lengkap kejadian juga masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
debsirin thailand sekolah korban penembakan