Jawa Pos Radar Madiun - Suasana panik menyelimuti sejumlah wilayah di Kolombia setelah gempa kuat mengguncang bagian barat negara tersebut pada Senin, 10 Agustus 2026.
Bangunan runtuh, rumah rusak, sementara warga dan tim penyelamat masih menyisir puing-puing untuk mencari korban yang kemungkinan terjebak di dalam bangunan.
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo tersebut menewaskan sedikitnya 132 orang dan menyebabkan 572 orang lainnya mengalami luka-luka, menurut Presiden Kolombia.
Pemerintah kemudian menetapkan kondisi tersebut sebagai bencana nasional karena kerusakan terjadi di sejumlah wilayah.
Gempa Terkuat Kolombia dalam Satu Dekade
Menurut Survei Geologi Kolombia, gempa yang terjadi pada Senin pagi menjadi gempa terkuat yang tercatat di negara itu dalam satu dekade terakhir.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada sekitar 5 kilometer sebelah timur San José del Palmar, Kolombia.
Getaran tidak hanya dirasakan di wilayah sekitar episentrum, tetapi juga menjalar ke sejumlah bagian Kolombia serta negara tetangga seperti Venezuela, Ekuador, dan Panama.
Beberapa wilayah yang mengalami dampak paling parah berada di sekitar Pereira dan Cali. Sejumlah korban jiwa dilaporkan berasal dari kedua wilayah tersebut.
Baca Juga: Meriahkan HUT ke-81 RI di Magetan, Ki Damar Bakal Pentaskan Lakon Kresna Gugah
Puluhan Bangunan Runtuh, Warga Masih Terjebak
Besarnya guncangan menyebabkan sedikitnya 61 bangunan runtuh, sementara lebih dari 1.600 rumah mengalami kerusakan atau hancur.
Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada fasilitas kesehatan, pusat komunitas, serta sejumlah ruas jalan.
Situasi di Cali menjadi salah satu perhatian utama tim penyelamat. Sedikitnya 20 bangunan dilaporkan runtuh di kota tersebut dan sejumlah warga masih terjebak.
Tim Penyelamat Mencari Korban di Cali
Salah satu operasi penyelamatan berlangsung di sebuah bangunan yang dilaporkan masih menampung sedikitnya 15 orang yang terjebak.
Petugas terus bekerja di tengah puing-puing untuk menemukan dan mengevakuasi para korban.
Sebuah rumah sakit di Cali juga mengalami kerusakan berat. Salah satu bagian bangunan rumah sakit dilaporkan runtuh sebagian sehingga pasien harus dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Kerusakan parah turut dilaporkan di departemen Chocó. Gubernur wilayah tersebut mengatakan terdapat korban luka dan kerusakan berat pada bangunan di ibu kota departemen, Quibdó.
Baca Juga: KPK Buka Peluang Periksa Lagi Ridwan Kamil, Nama Lisa Mariana Kembali Disebut
Aktivitas Transportasi Ikut Terganggu
Dampak gempa juga terasa pada sektor transportasi udara. Sedikitnya tujuh bandara menghentikan sementara layanan penerbangan, yakni bandara di:
- Armenia
- Cali
- Manizales
- Pereira
- Quibdó
- Buenaventura
- Cartago
Sementara itu, belum ada laporan mengenai bangunan yang runtuh di Bogotá, ibu kota Kolombia.
Presiden Tetapkan Bencana Nasional
Presiden baru Kolombia, Abelardo de la Espriella, menetapkan status bencana nasional setelah melihat luasnya dampak gempa.
Ia mengatakan pemerintah akan memusatkan perhatian pada penanganan keadaan darurat dan wilayah yang terdampak.
Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial, sang presiden mengatakan dirinya menuju Bogotá untuk "focus on addressing the emergency facing our country".
Pemerintah juga membentuk pos komando terpadu untuk mengoordinasikan respons terhadap wilayah yang terdampak, termasuk kawasan yang dikenal sebagai Coffee-Growers' Axis.
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat turut memantau perkembangan situasi.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pemerintahan Trump "closely monitoring" gempa tersebut dan menyatakan siap memberikan dukungan kepada masyarakat Kolombia.
Baca Juga: Ramai Isu Pajak Kontrakan 2027, DJP Ungkap Ternyata Penghasilan Sewa Rumah Sudah Kena PPH
Operasi Pencarian dan Penyelamatan Masih Berlangsung
Dengan masih adanya laporan warga yang terjebak di dalam bangunan runtuh, proses pencarian dan penyelamatan menjadi prioritas utama pemerintah serta tim tanggap darurat.
Jumlah korban juga masih berpotensi berubah seiring petugas menjangkau wilayah-wilayah yang terdampak.
Kerusakan infrastruktur dan gangguan transportasi menjadi tantangan tambahan dalam upaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Untuk sementara, pemerintah Kolombia terus mengerahkan sumber daya ke daerah yang mengalami kerusakan paling parah sambil melakukan pendataan dampak gempa di berbagai wilayah.
Data Utama Gempa Kolombia
Kekuatan gempa: 7,4 magnitudo
Korban meninggal: 132 orang
Korban luka: 572 orang
Bangunan runtuh: Sedikitnya 61
Rumah rusak atau hancur: Lebih dari 1.600
Pusat gempa: Sekitar 5 km sebelah timur San José del Palmar
Bandara yang menghentikan layanan: 7
Wilayah terdampak: Termasuk Cali, Pereira, Quibdó, dan sejumlah daerah lainnya (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : ABC News