Dua Orang Dewasa dan Seorang Anak Tewas di Daycare Minnesota, Polisi Ungkap Dugaan Pelaku

Tim Content Writer Radar Madiun • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:00 WIB

 

Pada 12 Agustus 2026, terlihat operasi besar-besaran oleh aparat penegak hukum di luar sebuah rumah di Hopkins, Minnesota. (ABC News)
Pada 12 Agustus 2026, terlihat operasi besar-besaran oleh aparat penegak hukum di luar sebuah rumah di Hopkins, Minnesota. (ABC News)

Jawa Pos Radar Madiun - Suasana sebuah daycare rumahan di Hopkins, Minnesota, berubah menjadi lokasi tragedi pada Rabu pagi.

Polisi menemukan seorang perempuan berusia 41 tahun dan anak perempuan berusia 7 tahun tewas di ruang bawah tanah.

Seorang pria berusia 41 tahun yang diduga sebagai pelaku juga ditemukan meninggal akibat luka tembak yang dilakukan terhadap dirinya sendiri.

Polisi menduga pria tersebut merupakan suami korban sekaligus salah satu pemilik daycare.

Enam anak lain yang saat kejadian berada di rumah tersebut dilaporkan selamat dan telah dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Kasus ini juga berkembang setelah polisi menemukan seorang perempuan berusia 78 tahun tewas di sebuah rumah di kota terdekat.

Aparat menduga kematian tersebut memiliki keterkaitan dengan tragedi di Hopkins.

Polisi Temukan Tiga Korban di Daycare

Kepala Kepolisian Hopkins, Brent Johnson, mengatakan petugas mendatangi rumah tersebut setelah menerima laporan mengenai penusukan.

Panggilan darurat datang tak lama setelah pukul 09.00 waktu setempat ketika seorang orang tua tiba di daycare untuk mengantar anak melalui pintu masuk basement.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan dua korban di lantai bawah. Keduanya diketahui merupakan perempuan berusia 41 tahun dan anak perempuan berusia 7 tahun yang mengalami luka tusuk fatal.

Sementara itu, seorang pria berusia 41 tahun yang diduga sebagai pelaku ditemukan meninggal di lantai atas akibat luka tembak yang dilakukan terhadap dirinya sendiri.

Johnson menggambarkan kondisi di lokasi sebagai situasi yang sangat mengerikan.

"This is a tragic day and a horrific scene for little children to witness, if they did witness this,"

Polisi belum menjelaskan secara pasti apakah anak-anak yang berada di daycare menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga: AS Kembali Disorot: Tiga Terpidana Akan Dieksekusi di Hari yang Sama

Enam Anak Lain Selamat

Pada saat tragedi terjadi, terdapat enam anak lain di dalam rumah. Polisi memastikan seluruh anak tersebut tidak mengalami luka dan telah dipertemukan kembali dengan orang tua mereka.

Johnson mengatakan anak-anak tersebut masih sangat kecil. Hingga kini, polisi juga belum memastikan lokasi mereka ketika insiden antara korban dan tersangka berlangsung.

Keberadaan anak-anak di lokasi menjadi salah satu hal yang membuat kasus tersebut mendapat perhatian besar.

Menurut Johnson, kejadian ini tidak hanya berdampak pada keluarga korban, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua yang menitipkan anak mereka di daycare.

"The impact is felt not only here but elsewhere for every parent who has a child in a daycare setting or anywhere where they don't have immediate control over their child. It's heartbreaking."

Kematian Perempuan 78 Tahun Diduga Berkaitan

Beberapa jam setelah penemuan korban di Hopkins, aparat di Burnsville menemukan seorang perempuan berusia 78 tahun meninggal akibat penusukan di sebuah rumah.

Kepala Kepolisian Burnsville, Matt Smith, mengatakan korban diduga merupakan kerabat dekat pria yang ditemukan meninggal di daycare.

"Based on work between our officers and investigators with the Hopkins Police Department, we believe this tragedy and the tragedy in Hopkins are linked,"

Meski demikian, polisi masih menyelidiki urutan kejadian dan belum dapat memastikan secara lengkap bagaimana kedua insiden tersebut saling berkaitan.

Identitas korban belum diumumkan karena polisi masih menunggu pemberitahuan kepada keluarga.

Baca Juga: PASTI Intervensi 485 Baduta Berisiko Stunting di Ngawi, 83,9 Persen Normal

Motif Masih Diselidiki

Hingga laporan ini diterbitkan, polisi belum mengungkap motif di balik rangkaian kematian tersebut.

Aparat juga masih menyelidiki kondisi hubungan antara pria yang diduga sebagai pelaku dengan istrinya, termasuk apakah keduanya masih tinggal bersama atau telah berpisah.

Kepolisian Hopkins menegaskan tidak ada ancaman yang sedang berlangsung terhadap masyarakat.

Kasus tersebut untuk sementara dianggap sebagai insiden domestik yang terisolasi.

Hopkins sendiri merupakan kota dengan sekitar 20.000 penduduk dan berada sekitar 10 mil di sebelah barat Minneapolis.

Wali Kota Hopkins, Patrick Hanlon, mengatakan masyarakat setempat tengah berduka dan terguncang oleh tragedi tersebut.

"We operate as a small community, and everyone knows each other," Hanlon said during the briefing. "There are no strangers in this community, so we are all reeling with this information right now as a community."

Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh. Kasus ini juga masih berkembang dan informasi lebih lanjut dapat berubah seiring proses penyidikan berlangsung. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : ABC News
Kriminal Amerika Serikat Minnesota pembunuhan daycare