Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Lima RT di Bangunsari Madiun Tolak Pengembangan TPST

L
Penulis: Loditya Fernandes❯
ASPIRASI: Banner penolakan rencana pengembangan TPST dipasang warga RW 07 Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.
ASPIRASI: Banner penolakan rencana pengembangan TPST dipasang warga RW 07 Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Rencana pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mendapat penolakan warga.

Masyarakat dari lima RT di RW 07 memasang 14 banner sebagai bentuk keberatan terhadap rencana tersebut.

Banner penolakan tersebar di sejumlah titik sekitar lokasi yang direncanakan menjadi area pengembangan TPST.

Advertisement

Warga terutama mengkhawatirkan potensi dampak fasilitas pengolahan sampah terhadap lingkungan dan sumber air di sekitar permukiman.

Koordinator warga Hariyanto mengatakan, pemasangan banner dilakukan sejak 7 Agustus. Aksi tersebut melibatkan warga RT 31, 32, 33, 34, dan 35.

’’Pemasangan banner ini sebagai bentuk penyampaian aspirasi warga yang menolak rencana pengembangan TPST,’’ ungkapnya, kemarin (19/8).

Advertisement

Menurut Hariyanto, kekhawatiran utama warga berkaitan dengan potensi rembesan dari sampah.

Mereka waswas cairan tersebut mencemari lingkungan hingga sumber air yang digunakan masyarakat.

’’Kami mengkhawatirkan potensi pencemaran, terutama akibat air atau rembesan dari sampah yang dapat mencemari lingkungan dan sumber air masyarakat,’’ jelas Hariyanto.

Warga sejatinya telah dua kali mengikuti pertemuan untuk membahas rencana pengembangan TPST tersebut.

Advertisement

Artikel Terkait

SMAN 1 Nglames Gelar Pengajian Akbar bersama KH Anwar Zahid, Perkuat Karakter dan Akhlak Siswa

SMAN 1 Nglames Gelar Pengajian Akbar bersama KH Anwar Zahid, Perkuat Karakter dan Akhlak Siswa

Pengajian akbar bersama KH Anwar Zahid meriahkan HUT ke-43 SMAN 1 Nglames, bertujuan memperkuat karakter dan akhlak generasi muda Madiun.

Ahli Waris Nasabah KUR BRI di Madiun Terima Santunan JKM Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Ahli Waris Nasabah KUR BRI di Madiun Terima Santunan JKM Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Keluarga nasabah KUR BRI Unit Purworejo Madiun menerima santunan JKM Rp 42 juta. Bukti nyata sinergi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku usaha.

Lansia di Kare Madiun Ditipu Modus Bantuan, Kalung Emas Ditukar Imitasi

Lansia di Kare Madiun Ditipu Modus Bantuan, Kalung Emas Ditukar Imitasi

Lansia 78 tahun di Kare, Madiun, ditipu dengan modus bantuan. Kalung emasnya ditukar imitasi hingga rugi Rp 12,03 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer