Jawa Pos Radar Madiun - Selena Gomez dan ibunya, Mandy Teefey, menghadapi gugatan hukum terkait startup kesehatan mental Wondermind yang mereka dirikan bersama Daniella Pierson.
Para investor menuduh ketiganya memberikan informasi yang menyesatkan mengenai kondisi perusahaan, rencana bisnis, serta keterlibatan Gomez sebelum mereka menginvestasikan hampir US$1,2 juta.
Gugatan tersebut diajukan ke pengadilan federal di Delaware pada Kamis. Dua perusahaan investasi, Wondermind SRS 44 LLC dan Bespoke Wondermind SPV I LLC, menuduh Wondermind dan ketiga pendirinya melakukan penipuan sekuritas, penipuan berdasarkan hukum umum, serta pelanggaran kontrak.
Para penggugat meminta pembatalan investasi mereka sekaligus ganti rugi. Hingga artikel tersebut diterbitkan, perwakilan Wondermind, Selena Gomez, Mandy Teefey, dan Daniella Pierson belum memberikan tanggapan kepada NBC News.
Investor Klaim Rencana Wondermind Tidak Pernah Terwujud
Wondermind didirikan pada November 2021 dengan fokus pada praktik dan perangkat untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan mental.
Menurut gugatan, investor awalnya percaya perusahaan tersebut akan berkembang menjadi bisnis dengan berbagai produk.
Rencana yang disebut dalam dokumen gugatan mencakup aplikasi, podcast, publikasi editorial, hingga berbagai produk wellness.
Keterlibatan Selena Gomez juga disebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor. Mereka menganggap popularitas Gomez dan basis penggemarnya yang besar dapat membantu mengembangkan bisnis.
Gugatan tersebut menyatakan bahwa Gomez disebut akan terlibat secara langsung sebagai kepala pemasaran dan dalam kegiatan publisitas perusahaan. Namun, menurut investor, berbagai rencana itu tidak terealisasi.
“Gomez purported to sign a contract obligating her to perform and then ignored it. The partnerships did not exist. The initiatives never materialized. The app was never built,” it says.
Investor juga menuduh mereka tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai perkembangan perusahaan.
Mereka mengklaim baru mengetahui kondisi Wondermind setelah sejumlah laporan media menggambarkan perusahaan tersebut mengalami kekacauan.
Baca Juga: Danube Capai Level Terendah dalam 30 Tahun, Bikin Sungai Danube Surut
Laporan Media Memunculkan Pertanyaan tentang Wondermind
Salah satu laporan yang menjadi perhatian investor diterbitkan Forbes pada Agustus 2025.
Artikel tersebut menyoroti Daniella Pierson dan mempertanyakan sejumlah klaim terkait bisnis sebelumnya, The Newsette.
Menurut gugatan, investor sebelumnya diberi informasi bahwa Pierson merupakan eksekutif dengan kekayaan jutaan dolar dan bisnis sebelumnya mampu menghasilkan pendapatan hingga US$40 juta per tahun.
Mereka juga disebut diberi tahu bahwa Pierson telah mendapatkan kerja sama dengan JPMorgan dan Fidelity.
Namun, laporan Forbes kemudian mempertanyakan sejumlah klaim tersebut, termasuk jumlah pembaca dan valuasi The Newsette.
Dalam gugatan, investor mengatakan mereka kemudian menghubungi Mandy Teefey untuk meminta penjelasan.
Teefey disebut menuduh Pierson telah menggunakan dana investor untuk membiayai gaya hidupnya, termasuk membayar sewa apartemen di New York sebesar US$60.000 per bulan.
Investor mempertanyakan mengapa informasi tersebut tidak disampaikan sebelumnya.
Artikel The Cut Ikut Menyoroti Kondisi Perusahaan
Pada September 2025, The Cut menerbitkan artikel berjudul “What Happened at Wondermind?” yang didasarkan pada wawancara dengan sejumlah mantan dan karyawan perusahaan.
Gugatan investor menyatakan artikel tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Wondermind mengalami persoalan serius secara internal dan finansial.
Dokumen gugatan juga mengacu pada laporan mengenai hubungan antara para pendiri, termasuk dugaan perselisihan antara Gomez dan ibunya serta konflik antara Teefey dan Pierson.
Namun, seluruh hal tersebut merupakan tuduhan yang tercantum dalam gugatan, bukan fakta yang telah diputuskan oleh pengadilan.
Baca Juga: BYD Salip Honda di Daftar Mobil Terlaris Juli 2026, Toyota dan Daihatsu Nomor Berapa?
Investor Mengaku Pernah Mendapat Janji Besar
Dalam dokumen gugatan, investor juga memaparkan sejumlah informasi yang menurut mereka diberikan oleh Pierson pada 2022.
Pierson disebut pernah mengatakan Wondermind telah memiliki lebih dari 150.000 pelanggan dalam satu bulan.
Ia juga diklaim tengah menjajaki kesepakatan iklan besar dan memperkirakan perusahaan dapat memperoleh sedikitnya US$5 juta pendapatan iklan pada tahun tersebut.
Selain itu, investor mengatakan Pierson menyampaikan adanya ketertarikan atau konfirmasi untuk artikel sampul dari sejumlah nama besar, termasuk Camila Cabello, Tim Cook, Elton John, Drake, dan Megan Thee Stallion.
Perusahaan juga disebut sedang mengembangkan platform editorial online dan program ambassador atau referral.
Menurut gugatan, berbagai informasi tersebut membuat investor percaya Wondermind memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang dan berpotensi mencapai valuasi lebih dari US$4 miliar.
Investor Menuntut Pengembalian Dana
Para investor mengklaim bahwa sejak 2022 hingga 2025 mereka berulang kali meminta perkembangan mengenai kondisi Wondermind.
Namun, mereka menuduh informasi yang diberikan justru menutupi persoalan operasional dan keuangan perusahaan.
Pada November 2025, investor mengatakan mereka mengirimkan pemberitahuan pembatalan investasi dan meminta dana mereka dikembalikan.
Gugatan tersebut menyebut pihak investor kemudian mendapat informasi mengenai dugaan adanya rekening escrow yang dapat digunakan untuk mengembalikan investasi.
Namun, ketika diminta memberikan rincian mengenai rekening dan mekanisme pengembalian dana, mereka mengklaim tidak memperoleh jawaban lebih lanjut.
Dalam gugatan, investor menyimpulkan:
“In short, there was no ‘escrow account’ or a plan to return the Plaintiffs’ investments,” the complaint says.
Gugatan kini menempatkan Wondermind dan para pendirinya dalam proses hukum yang harus menentukan apakah tuduhan investor tersebut memiliki dasar.
Sampai ada keputusan pengadilan, tuduhan penipuan dan penyalahgunaan dana dalam kasus ini tetap berstatus klaim dari pihak penggugat. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : NBC News