Jawa Pos Radar Madiun – Krisis bahan bakar minyak (BBM) yang dirasakan warga Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) agaknya segera terurai.
Setidaknya itu setelah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Aji Anom Purwasakti.
Pertemuan tersebut digelar di Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Nomor 110 Surabaya, hari Rabu 30 Juni 2025.
Permasalahan distribusi BBM di Jember dan sekitarnya akibat penutupan Jalur Gumitir, yang sedang menjadi sorotan nasional itu jadi pokok bahasan utama.
Informasi yang dihimpun, pemenuhan BBM di wilayah tersebut sebelumnya dipasok dari Tanjung Wangi, Banyuwangi.
Namun, untuk mengurai krisis yang terjadi sejak penutupan Jalur Gumitir, pasokan BBM didatangkan dari Surabaya dan Malang.
"Hari ini (Rabu 30 JUli 2025) juga dilakukan penambahan pasokan dari Terminal BBM wilayah Jawa Tengah dan DIY yaitu Semarang, Maos, Rewulu serta Boyolali," ujar Khofifah, dilansir dari JawaPos.com.
Ia menyampaikan dalam pertemuan tersebut, diketahui jika distribusi, suplai, dan stok BBM untuk 40 SPBU di Jember, dengan penyaluran harian rata-rata normal sebesar 982 KL.
Namun pasca penutupan Jalur Gumitir, pasokan BBM ke Jember ditambah menjadi 1.300 KL untuk mengantisipasi krisis.
Oleh karena itu, Gubernur Khofifah meminta masyarakat tak melakukan panic buying (pembelian berlebih).
"Masyarakat tidak perlu panic buying karena Pertamina sudah menjamin ketersediaan stok maupun suplai dari terminal BBM lain. Kami meminta agar masyarakat tak melakukan pembelian BBM berlebihan," imbuhnya.
Upaya alternatif untuk percepatan distribusi BBM ke Jember pasca penutupan Jalur Gumitir secara masif juga dilakukan Pertamina Patra Niaga, dalam hal ini Regional Jatimbalinus.
"Kami terus berupaya maksimal memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Jember dan sekitarnya,” tegasnya.
Sementara itu, Aji Anom Purwasakti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah alternatif distribusi BBM pasca penutupan Jalur Gumitir.
Terlebih soal percepatan distribusi BBM ke Jember. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, akan terus berupaya memaksimalkan pengiriman guna memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Jember dan sekitarnya.
"Per hari ini untuk percepatan distribusi BBM, Pertamina menambah mobil tangki dari sebelumnya 86 mobil tangki, sekarang menjadi 93 unit dengan tambahan 2 unit dari Semarang, 1 unit dari Maos, 3 unit dari Rewulu dan 1 unit dari Boyolali," tukas Aji.
Editor : Budhi Prasetya