MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Momen mudik Lebaran tahun ini benar-benar berbeda ketimbang dua tahun sebelumnya. Volume kendaraan di tol ruas Ngawi-Kertosono meningkat signifikan. ‘’Mulai meningkat sejak H-10, kemudian meningkat drastis setelah ada one way (satu arah) di Jakarta,’’ kata Humas PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) Ujang Rohmana, Sabtu (30/4).
Ujang menyampaikan, one way diberlakukan sejak Kamis (28/4) petang karena peningkatan volume kendaraan mudik yang luar biasa dari Jakarta hingga berimbas ke JNK. Jumlah kendaraan yang melintas juga meningkat drastis. ‘’Setelah itu, kami membuka empat exit gate dan dua entrance gate. Kalau normal, masing-masing tiga,’’ ungkapnya.
Perubahan skema buka-tutup gate itu diterapkan sebagai penyesuaian kondisi lalu lintas terkini. Berlaku untuk gerbang tol (GT) Madiun maupun Caruban. Volume kendaraan di dua GT di wilayah Kabupaten Madiun itu semakin padat. GT Madiun meningkat 146 persen. Dari normalnya 2.920 kendaraan menjadi 7.204 kendaraan keluar per hari. ‘’GT Caruban meningkat 41 persen. Biasanya 1.316 kendaraan, kemarin (29/4) menjadi 1.856 kendaraan,’’ urainya.
Ujang mengklaim situasi dan kondisi arus mudik di tol aman. Tidak ada kendala berarti sejauh ini. Pun, tidak ada penumpukan kendaraan di GT. Kendala seperti itu telah diantisipasi dengan penyesuaian skema exit dan entrance gate. ‘’Kami juga sudah memberdayakan petugas tambahan untuk membantu sesuai tugas di gerbang,’’ tuturnya. (den/c1/sat)
Editor : Hengky Ristanto